5 Tips Atur Keuangan Jelang Mudik 

Reporter

Binti Nikmatur

20 - Apr - 2023, 04:06

Ilustrasi atur keuangan saat mudik lebaran 2023 (foto: Markeeters)


JATIMTIMES - Mudik adalah salah satu tradisi masyarakat Indonesia yang paling dinanti-nanti jelang akhir bulan Ramadhan. Dengan mudik atau pulang kampung, masyarakat bisa berkumpul bersama keluarga besar, hal itulah yang paling membahagiakan dan ingin dirasakan oleh semua umat muslim di Indonesia. 

Namun seperti diketahui, persiapan mudik membutuhkan energi dan biaya yang tak sedikit. Bukan hanya kesehatan yang harus prima, butuh juga tips cerdas untuk mengatur keuangan saat mudik. Sebab jika tidak pintar mengatur keuangan, kemungkinan besar kalian akan kembali ke rumah dengan kantong kosong. 

Baca Juga : Tips dan Cara Membuat Ketupat Agar Tak Mudah Basi

Berikut ini tips pintar atur uang saat mudik, mengutip dari berbagai sumber. 

1. Menyisihkan gaji dan THR

Pastikan untuk menyisihkan gaji dan THR, jangan menunggu mepet waktu jelang mudik. Jika kalian mendapatkan THR dan bonus dari perusahaan, segera sisih-sisihkan, sebagian untuk mudik, sebagian lainnya untuk kebutuhan usai mudik. 

2. Catat Pos pengeluaran sebelum mudik

Jelang mudik, sebaiknya kalian membuat catatan pemetaan alur pengeluaran uang. Hal ini akan sangat memudahkan pengelolaan keuangan Anda selama mudik Lebaran. Berikut ini kategori pengeluaran:

- Pos biaya transportasi

Kalian harus menyiapkan dana ini untuk mudik dan juga biaya untuk kembali ke rumah. Meskipun mudik menggunakan kendaraan pribadi, namun anggaran biaya transportasi juga harus dipersiapkan, seperti biaya bahan bakar hingga biaya untuk makan saat istirahat di perjalanan.

- Pos biaya akomodasi

Biaya akomodasi juga penting direncakan ketika harus menginap di hotel atau tempat lain karena keterbatasan tempat tinggal saudara atau keluarga.

- Pos biaya wisata

Biasanya biaya wisata ini selalu lebih besar dari pos biaya lain. Untuk wisata, paling tidak kalian harus mampu mengakulkasikan gambaran kasar biaya yang dibutuhkan, seperti siapa saja anggota keluarga yang ikut, seberapa jauh tempatnya, dan tiket wisata dan lain-lain.

- Pos biaya angpao/hadiah

Pos ini bisa membengkak jika tidak ditata dengan baik. Buatlah daftar siapa saja yang harus diberi angpao/hadiah, jangan asal memberi. Jadi buatlah prioritas utama, siapa saja yang paling pantas dan membutuhkan untuk diberi angpao/hadiah.

Jika memilih untuk memberi hadiah bukan angpao, maka harus disesuaikan dengan anggaran bukan sebaliknya. Sementaa jika kalian ingin memberikan uang, sebaiknya sudah dipisahkan atau sudah dimasukkan ke amplop tersendiri. 

- Pos untuk biaya oleh-oleh

Baca Juga : Lakukan 5 Hal Ini Agar Kesehatanmu Terjaga Selama Lebaran 

Meski tidak wajib, namun biasanya sepulang dari kampung halaman selalu ada yang ingin dibawa. Seperti oleh-oleh khas kampung halaman untuk diberikan ke teman atau tetangga. 

Anggarannya pun jangan terlalu besar, karena akan sangat repot untuk membawanya pulang. 

- Pos biaya tidak terduga

Saat mudik, disarankan untuk menganggarkan 10 persen dari total biaya mudik untuk biaya tidak terduga. Seperti anggaran untuk mobil yang mogok, pesawat yang ditunda keberangkatannya, hingga biaya wisata yang membengkak. Pada dasarnya, jika ada pengeluaran yang tidak ada dalam anggaran mudik, maka kalian bisa mengambilnya dari biaya tak terduga.

3. Persiapkan alat pembayaran dan uang tunai secukupnya

Pastikan untuk membawa uang tunai secukupnya saat mudik. Jika berlebihan, dikhawatirka akan tergoda untuk belanja ini itu yang tidak begitu penting. Jadi bawalah uang tunai sesuai dengan yang dianggarkan. 

Jika terpaksa tidak membawa uang tunai dalam jumlah besar, kartu ATM, kartu kredit hingga debet bisa disiapkan untuk kebutuhan tak terduga. 

4. Pisahkan uang tunai dan simpan di banyak tempat

Pisahkan uang tunai di banyak tempat, hal ini untuk mengantisipasi jika terjadi pencurian atau hilangnya dompet saat perjalanan mudik. 

Jadi misalnya pisahkan uang tunai di paling luar untuk perjalanan mudik, beli bbm dan lainnya. Atau lebih mudah jika dimasukkan ke amplop-amplop dan dibuka sesuai keperluan. 

5. Jangan lupakan anggaran setelah mudik

Yang perlu digarisbawahi adalah jangan lupakan anggaran setelah mudik. Jangan sampai berutang untuk menutupi biaya hidup usai mudik. 

Jadi pastikan untuk menyisihkan biaya hidup usai lebaran dari gaji bulanan kalian. Simpan dengan benar, pastikan untuk tidak bisa diambil meski sedikit. 


Topik

Ekonomi, tips mengatur keuangan, angpau lebaran, alokasi thr,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette