Laporan Harta Kekayaan Bupati Meranti hanya Rp 4,73 Miliar

Reporter

Binti Nikmatur

Editor

Dede Nana

08 - Apr - 2023, 04:14

Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil (foto: Instagram @muhammad_adil_riau)


JATIMTIMES - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Meranti Muhammad Adil sebagai tersangka atas dugaan korupsi. Adapun dugaan korupsi yang menjerat Adil adalah pemotongan anggaran, gratifikasi jasa travel umrah hingga suap ke BPK. 

Adapun dalam laporan LHKPN yang dilakukan oleh Adil pada 31 Desember 2021, ia memiliki harta sebesar Rp 4,73 miliar. Rinciannya mayoritas harta Adil berupa aset tanah dan bangunan senilai Rp 4,3 miliar, di Kota Kepulauan Meranti dan Kota Bengkalis. 

Baca Juga : Bupati Meranti Resmi Jadi Tersangka dalam Tiga Kasus Korupsi

Sementara sisanya berupa aset alat transportasi dan mesin senilai Rp 174 juta. Di antaranya, sepeda motor Honda 2015, dan sepeda motor Honda 2016. Selain itu, ia juga memiliki mobil Honda Brio DD1 2E AT CKD 2015, dan sepeda motor Kawasaki 2017. Mengutip laporan LHKPN, Adil juga memiliki kas dan setara kas senilai Rp 244,1 juta serta tercatat tidak memiliki utang. 

Salah satu kasus korupsi yang menjerat Adil adalah diduga memerintahkan para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk melakukan setoran uang. Sumber anggaran dari setoran uang itu berasal dari uang persediaan (UP) dan ganti uang persediaan (GU) di masing-masing SKPD yang dimanipulasi seolah-olah adalah utang pada Adil.

Besaran potongan UP dan GU untuk Adil itu kisaran 5 sampai 10 persen pada setiap SKDP. Dari setoran UP dan GU dalam bentuk uang tunai tersebut kemudian disetorkan pada Fitria sebagai Kepala BKAD. 

Sementara itu, uang dari pemotongan anggaran di tiap SKPD ini digunakan Adil untuk dana operasional kegiatan safari politik terkait rencana pencalonannya untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Riau tahun 2024.

Diketahui, Bupati Meranti Muhammad Adil adalah salah satu kepala daerah yang vokal dalam memperjuangkan hak-hak warganya. Sebelumnya, ia viral karena meminta Meranti dipindahkan ke negeri sebelah (Malaysia). 

Saat itu, Adil menilai alasan warga Meranti yang miskin ini karena sembako di daerahnya mahal. Bahkan Dia juga menyebut semua transportasi di Meranti menggunakan jalur laut. Jika ke Jakarta butuh waktu paling cepat 6 jam, tapi kalau ke Malaysia dan ke Singapura hanya cukup satu jam setengah. 

Baca Juga : Tak Hanya Bupati Meranti, Ketua Tim BPK Riau Rupanya Juga Terjerat OTT KPK

"Lah mau ngga (pemerintah) pusat (dan pemprov) ini ngurus kami, kalau ngga mau kasihkan kami kepada negeri sebelah," tegasnya. 

Tak berhenti di situ, usai mengancam minta dipindah ke negeri sebelah (Malaysia), Adil kembali viral dengan menyebut orang keuangan iblis atau setan. Dalam penggalan video viral, Adil mengaku sudah menghadiri sebuah agenda di Kota Bandung yang rencananya juga dihadiri oleh Sri Mulyani. Namun, ia menyebutkan bahwa dirinya tak kunjung bisa bertemu dengan Sri Mulyani karena yang bersangkutan tidak hadir. 

“Sampai ke Bandung saya kejar Kemenkeu, juga tidak dihadiri oleh yang kompeten. Itu yang hadir waktu itu entah staf atau apalah. Sampai pada waktu itu saya ngomong ‘Ini orang keuangan isinya ini iblis atau setan’,” katanya.

Viralnya pernyataan Muhammad Adil itu pun menuai banyak dukungan positif kepadanya. Namun kali ini KPK melakukan OTT kepada Muhammad Adil dan puluhan pejabat strategis di lingkup Pemkab Meranti. 


Topik

Hukum dan Kriminalitas, laporan harta kekayaan, bupati meranti, kpk, muhammad adil,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette