Gandeng JatimTIMES, Pemkab Malang Gelar Lomba Desa 2023, Hadiah Terbesar di Jatim
Reporter
Hendra Saputra
Editor
Yunan Helmy
22 - Feb - 2023, 09:56
JATIMTIMES - Siapa desa terbaik Kabupaten Malang 2023 bakal segera diketahui. Itu setelah Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malang menggandeng JatimTIMES Network untuk menggelar Lomba Desa Kabupaten Malang 2023.
Lomba tersebut salah satu upaya untuk mendorong usaha pembangunan masyarakat desa di Kabupaten Malang. Indikatornya melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas masyarakat, partisipasi masyarakat, penanggulangan kemiskinan, swadaya gotong royong masyarakat di desa, serta sekaligus mengevaluasi keberhasilan usaha-usaha masyarakat dalam pembangunan dengan melihat tingkat perkembangan desa selama dua tahun terakhir.
Baca Juga : Belasan Kambing Dibagikan ke Warga Desa Tugu, Penerima Dibekali 3W
Kepala DPMD Kabupaten Malang Eko Margianto mengatakan bahwa mulai Rabu (22/2/2023) ini, pihaknya mulai melakukan sosialisasi terkait Lomba Desa Kabupaten Malang 2023. Sosialisasi tersebut berkaitan dengan rencana pelaksanaan lomba yang akan diikuti seluruh desa di Kabupaten Malang itu.
“Hari ini kami sosialisasikan terkait lomba desa. Kami menggelar kegiatan ini menggandeng JatimTIMES Network dan akademisi dari Universitas Brawijaya,” kata Eko saat sosialisasi di Ruang Anusapati, Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Rabu 22 Februari 2023.
Sosialisasi tersebut dilakukan kepada 33 camat dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang.
Yang jauh lebih wah daripada tahun-tahun sebelumnya, kali ini Pemkab Malang menggelontorkan hadiah kurang lebih Rp 500 juta untuk lomba bergengsi antar-desa tersebut.
“Pemkab Malang menggelontorkan Rp 500 juta untuk lomba desa 2023 ini. Hadiah yang dimaksud berupa dana program yang dialokasikan pada PAK (perubahan anggaran keuangan) APBD Tahun 2023, dan akan disalurkan melalui alokasi dana desa (ADD),” ungkap Eko.
Dalam lomba desa tahun 2023 ini, Eko menjelaskan tema yang diangkat adalah 'Membangun Desa Mandiri Menuju Malang Makmur'. Diiharapkan melalui lomba tersebut, desa atau kelurahan di Kabupaten Malang dapat lebih cepat berkembang dengan segala inovasi dan potensi yang dimiliki.
“Maksud pelaksanaan perlombaan desa adalah untuk mengevaluasi tingkat perkembangan desa, mendorong kompetisi positif dan sportif bagi pemerintah desa, motivasi bagi desa untuk menerapkan dan mengembangkan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat di Jawa Timur,” ujar Eko.
Sementara itu Direktur JatimTIMES Network Lazuardi Firdaus mengatakan bahwa pihaknya akan mengemas penghargaan lomba desa ini berbeda dengan wilayah lain. Oleh karenanya, akan ada 10 juri dalam penilaian lomba pada tahun ini.
Baca Juga : Pastikan Harga dan Pasokan Sembako Aman, Bupati Malang Tinjau Operasi Pasar di Bululawang
“Kami akan mengemas penghargaan agar lain dari daerah lain. Dibanding tahun lalu, lomba ini akan ada 10 juri, 8 dari OPD, 1 dari media, yakni kami JatimTIMES, dan 1 dari akademisi Universitas Brawijaya,” kata Firdaus.
Menurut Firdaus, hadiah yang diberikan Pemkab Malang dalam lomba desa ini akan menjadi yang terbesar di Jawa Timur. Sebab, hadiah mencapai Rp 500 juta.
“Hadiah pada lomba desa tahun ini akan jadi yang terbesar hadiahnya se-Jatim. Kami lihat sebelumnya hanya Rp 40 juta. Ini bisa sampai Rp 500 juta,” ujar Firdaus.
Di sisi lain pakar hukum tata negara Universitas Brawijaya (UB), Ngesti Dwi Prasetyo sangat mengapresiasi lomba desa kali ini. Hal itu, menurut dia, untuk memotivasi desa melakukan inovasi hingga tertib administrasi.
“Saatnya kali ini harus memberitahukan kepada khalayak bahwa desa patut diapresiasi. Karena ada satu persoalan saat tertib administrasi dan banyak inovasi tapi belum ada apresiasi. Nah saat ini Pemkab Malang memberikan apresiasi yang luar biasa,” kata Ngesti.
