BPK Beri Rekomendasi terkait Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Sampah di Sidoarjo

Reporter

Nur Hidayah

Editor

Yunan Helmy

24 - Dec - 2022, 07:08

Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor (kanan) menerima hasil pemeriksaan terkait pengolahan sampah oleh perwakilan BPK.


JATIMTIMES -  BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) sudah memeriksa kinerja atas efektivitas pengelolaan sampah rumah tangga (SRT) dan sampah sejenis sampah rumah tangga (SSSRT) Kabupaten Sidoarjo pada semester II tahun 2022.

Laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK diserahkan Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Jawa Timur Karyadi kepada Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor yang didampingi Inspektur Sidoarjo Andjar Surjadianto di Kantor Perwakilan BPK Provinsi Jawa Timur Jalan Raya Juanda, Sedati, Sidoarjo. LHP tersebut juga diterima Ketua DPRD Sidoarjo Usman.

Baca Juga : Usung Semangat Baru, Pemkab Blitar Gelar CollaborAction dan Soft Launching City Branding Blitar Land of Kings

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor atau Gus Muhdlor mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BPK Perwakilan Jawa Timur yang telah melaksanakan pemeriksaan kinerja atas pengelolaan SRT dan SSSRT.  Rekomendasi hasil pemeriksaan tersebut akan segera dia tindak lanjuti. 

Diungkapkan,  ada tiga sasaran rekomendasi hasil pemeriksaan yang dilakukan BPK. Di antaranya kebijakan dan strategi, pengurangan serta penanganan sampah. "Kami berharap rekomendasi yang diberikan dapat kami tindak lanjuti dengan sebaik-baiknya," ucapnya,  Sabtu (24/12/2022).

Gus Muhdlor mengatakan hasil pemeriksaan tersebut dijadikan evaluasi untuk mengetahui efektivitas Pemkab Sidoarjo dalam kinerja pengelolaan SRT dan SSSRT. Menurut dia,  sebenarnya kabupaten/kota di Indonesia sudah berupaya mengatasi volume timbulan SRT dan SSSRT. Namun hasilnya belum optimal. 

"Untuk dapat mengatasi volume timbulan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga di Indonesia tahun 2021, kabupaten/kota sebenarnya sudah melakukan berbagai upaya, namun hasilnya belum optimal," imbuhnya. 

Baca Juga : Akun Twitter Hostile Design Soroti Semrawutnya Tiang di Kawasan Kayutangan MalangĀ 

Disampaikan juga bahwa data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menunjukkan volume timbulan sampah SRT dan SSSRT di Indonesia tahun 2021 mencapai 30,33 juta ton. 

Volume tersebut timbulan sampah yang dihasilkan dari 241 kabupaten/kota di Indonesia. Timbulan sampah SRT dan SSSRT yang terkelola hanya sebesar 19,63 juta ton atau 64,74 persennya saja. "Sedangkan sisanya sebesar 10,69 juta ton atau 35,26 persen belum terkelola," pungkasnya.


Topik

Pemerintahan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette