Industri Alas Kaki Indonesia Masuk Tiga Besar Dunia, Tukang Sol Sepatu pun Dilirik Kementerian Perindustrian
Reporter
M. Bahrul Marzuki
Editor
A Yahya
03 - Nov - 2022, 01:48
JATIMTIMES - Kinerja industri alas kaki tahun 2022 di Indonesia tumbuh positif. Berdasarkan data pihak Kementrian Perindustrian kontribusi industri alas kaki terhadap PDB di semester 1 tahun 2022 sebesar Rp. 28,169 trilyun atau naik senilai 7,7% dari tahun
2021. Pertumbuhan industri alas kaki tahun di semester 1 tahun 2022 tumbuh 10,6% dibandingkan periode yang sama tahun 2021 (2,47%).
Sementara kinerja ekspor tahun 2022 semester 1 ekspor alas kaki sebesar USD 3,956 milyar atau naik dibandingkan tahun 2021 semester 1 (USD 2,857
milyar).
Baca Juga : Wali Kota Kediri Bertemu Aparatur Kelurahan dan Kecamatan se-Kota Kediri, Ini Arahannya
Sementara itu jumlah industri alas kaki di Indonesia sudah lebih dari 18.657 unit usaha (termasuk industri kecil, menengah,
dan besar) dan serapan tenaga kerja 247.843 jiwa. Maka peluang menaikkan nilai tambah industri melalui program informasi pasar, promosi dan pemasaran diharapkan dapat meningkatkan kemampuan produksi berorientasi ekspor sekaligus menaikkan konsumsi dalam Negeri.
Data di atas menunjukkan sektor alas kaki domestik mampu beradaptasi dengan baik saat pandemi ini meskipun dampak terganggunya supply chain masih dirasakan hingga saat ini.
"Market share kita di dunia tiga besar ekspor kemudian produksi ke empat untuk alas kaki. Setelah China dan Vietnam, bersaing dengan India juga," terang Direktur IKM (Industri Kecil Menengah) dan Aneka Kemenperin Ni Nyoman Ambareni saat membuka rangkaian kegiatan Indonesia Melangkah to Next Level di Surabaya, Rabu (2/11).
Menurut dia Industri alas kaki di Indonesia lebih banyak terpusat di Pulau Jawa. Seperti di Jawa Timur dan Jawa Barat. Kemudian menurut dia ditengah maraknya bermunculan usaha anak muda saat ini dalam industri alas kaki dari
produk sepatu hingga jasa perawatan sepatu. Ada sebuah profesi menarik yang hingga kini masih berusaha bertahan dari gempuran kemajuan zaman dan canggihnya teknologi.
"Profesi ini disebut dengan Tukang Sol Sepatu. Sebuah profesi yang menawarkan jasa utamanya adalah mereparasi
sepatu. Terlepas dari peralatan dan lapak yang sederhana profesi ini juga sebetulnya menjanjikan jika dikemas lebih menarik dan kemampuan dari Tukang Sol Sepatu yang ditingkatkan sehingga bisa menambah jenis layanan jasanya," lanjut Ni Nyoman kembali.
Baca Juga : Ratusan Offroader Siap Berlaga di Jember Offroad Expedition 2022
Dia menyampaikan sehingga tukang sol sepatu bisa naik kelas nantinya dengan diberi pelatihan oleh pihaknya. Dari level bawah bisa ke level lebih tinggi lagi karena jenis alas kaki yang semakin beragam. Dan efeknya bisa meningkatkan perekonomian nantinya.
"Teknik bukan hanya menjahit, tapi memperbaiki sepatu bagaimana. Tergantung bahan masing-masing jenis sepatu. Itu teori yang harus difahami oleh tukang tol sepatu," tegasnya.
"Tugas bagaimana menciptakan wirausaha baru, jika dimungkinkan ke depan akan kami bina. Untuk modal nanti bisa lewat beberapa pembiayaan," imbuhnya kembali.
