Jagong Bareng di Pronojiwo, Bupati Lumajang Disambati Harga Salak Anjlok
Reporter
Moch. R. Abdul Fatah
Editor
A Yahya
10 - Oct - 2022, 01:43
JATIMTIMES - Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq memenuhi janjinya untuk tidak hanya menggelar acara Jagong Bareng di dalam kota Lumajang.
Dalam acara Jagong Bareng yang digelar beberapa waktu lalu, sempat ada usulan agar acara Jagong Bareng tersebut dilaksanakan di Kecamatan Pronojiwo.
Baca Juga : Lantunan Doa Mengiringi 7 Hari Tragedi Kanjuruhan di Masjid An-Nur Kota Batu
Dan pada hari Sabtu (8/10) malam acara Jagong Bareng ini digelar di Pronojiwo, ditengah guyuran hujan deras, sejak acara belum dimulai.
Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq sempat pesimis acara Jagong Bareng ditengah hujan deras itu akan sepi penanya, karena saat acara berlangsung hujan deras masih berlangsung.
"Njagong Bareng dengan masyarakat Pronojiwo dapat berkah hujan deras. Saya pikir tidak pertanyaan, ternyata ramai sekali pertanyaan terhadap sejumlah persoalan yang ada di Pronojiwo," kata Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq.
Sejumlah persoalan yang mengemuka diantaranya, masalah pupuk, karcis pasar di Pronojiwo, jembatan rusak dan sejumlah persoalan lainnya.
"Banyak juga yang ditanyakan masyarakat, mulai dari masalah pupuk, jembatan rusak, masalah sampah, pengembangan wisata, sampai dengan anjloknya harga salak," kata Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq.
Baca Juga : Gelar Jalan Sehat, Kodim 0805/Ngawi Meriahkan HUT ke-77 TNI
Sebagaimana diketahui, Pronojiwo merupakan salah satu sentra produksi Salak Pondoh, yang rasanya sangat manis, dan diperkenalkan dengan nama Salak Pronojiwo.
Saat musim panen tiba, harga salak asal Pronojiwo ini sering anjlok, bahkan di pasaran Lumajang sempat dijual dengan harga Rp 10 ribu untuk 3 kilogram. Diperkirakan harga ditingkat petani jauh lebih murah dari harga pasaran tersebut.
