Bimtek Kawasan Sentra Produksi Pangan, Bupati Blitar: Jadi Petani Itu Keren
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Dede Nana
04 - Oct - 2022, 02:38
JATIMTIMES - Sektor pertanian Kabupaten Blitar semakin luar biasa. Perkembangan luar biasa sektor pertanian Kabupaten Blitar tak lepas dari kerja keras dan program inovatif Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapa) Kabupaten Blitar. Beragam upaya terus dilakukan Dispertapa, salah satunya dengan menyelenggarakan bimbingan teknis bagi pendamping Kawasan Sentra Produksi Pangan, Senin (3/10/2022).
Informasi yang diterima JATIMTIMES, bimtek yang digelar kali ini diikuti oleh pendamping Kawasan Sentra Produksi Pangan dari seluruh wilayah Kabupaten Blitar. Kegiatan bimtek dibuka secara langsung oleh Bupati Blitar Rini Syarifah.
Baca Juga : Proyek Pengadaan Wastafel Belum Dibayar Pemkab Jember, Kontraktor Mengadu ke Polisi
Dalam sambutanya, Mak Rini sapaan Bupati Blitar menyampaikan, bimtek yang digelar kali ini merupakan kerjasama Dispertapa Kabupaten Blitar dengan Polbangtan Malang. Secara khusus Mak Rini mengucapkan terima kasih kepada Direktur Polbangtan Malang yang telah menginisiasi kegiatan ini guna meningkatkan profesionalisme sehingga sektor pertanian di Kabupaten Blitar semakin maju, mandiri dan modern.
Lebih lanjut dalam kesempatan ini Mak Rini mengajak para generasi muda untuk berminat menjadi petani. Ajakan ini karena mayoritas warga yang bergelut di bidang pertanian saat ini rata-rata berusia 45 tahun.
"Petani milenial kita kurang dari 29%. Oleh sebab itu kita harus membuat generasi muda lebih berminat menjadi petani. Petani ini adalah garda terdepan bangsa dan negara dalam terwujudnya ketahanan pangan," tegasnya.
Mak Rini menambahkan, petani adalah profesi yang menjanjikan kesejahteraan. Dia pun menegaskan, muda dan bertani itu keren. Hal ini terbukti bahwa ketika pandemi Covid-19 melanda dan di saat semua sektor mencatat pertumbuhan negatif, namun data nasional tahun 2020 sektor pertanian justru meningkat 1,75% pada kuartal 1 tahun 2021 sektor pertanian kembali tumbuh positif 2,95%.
Baca Juga : Persiapan Matang, 22 Desa di Kabupaten Blitar Segera Laksanakan Pilkades Serentak
"Saat ini momentum tepat untuk masuk ke pertanian yang sekaligus membangun kemandirian pangan Indonesia. Kami dari Pemerintah Kabupaten Blitar akan terus berusaha membuat sektor pertanian sebagai sektor yang menguntungkan namun secara keseluruhan harus ditunjang adanya peningkatan profesionalisme dan daya saing pelaku utama dan pelaku usaha bidang pertanian," tandasnya. (Adv/Kmf)
