Sudah Direncanakan Sejak 2017, Pemindahan Pasar Ikan Bandung Akan Direalisasi Tahun ini
Reporter
Muhamad Muhsin Sururi
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
07 - Jun - 2022, 12:21
JATIMTIMES - Pasar ikan Kecamatan Bandung tak luput dari sorotan DPRD Tulungagung. Kondisi pasar yang dinilai sangat kumuh dan memprihatinkan, terutama limbah yang ditimbulkan sudah mencemari sumur-sumur warga, membuat para wakil rakyat di Tulungagung ini membuat rekomendasi agar pasar ikan Bandung segera dipindahkan.
Seperti yang disampaikan oleh juru bicara fraksi Hati Nurani Bersatu, Muti'in, saat membacakan pandangan akhir fraksi di rapat paripurna DPRD Tulungagung, Sabtu (4/6/2022).
Baca Juga : Biar Otak Tidak Lemot, Konsumsi Makanan Ini
Menurut Muti'in, DPRD sudah melihat kondisi pasar ikan Kecamatan Bandung, dan kondisi pasar ikan itu hingga saat ini sangat kumuh dan memprihatinkan. Lebih-lebih, limbah yang ditimbulkan oleh pasar ikan itu sudah mencemari sumur-sumur warga sekitar.
"Kami berharap kepada pemda untuk segera melakukan pemindahan Pasar Ikan Bandung," katanya.
Hal yang sama dikatakan oleh Wakil Ketua DPRD Tulungagung Ahmad Baharudin. Sebagai wakil rakyat, dirinya mengaku sudah sering kali bertemu dengan masyarakat dan menerima keluhan masyarakat terkait dengan limbah pasar ikan Bandung.
Bahkan, dirinya juga sudah melakukan survei lapangan dan hasilnya memang warga sekitar sangat terganggu dengan adanya limbah pasar ikan. "Sumur di sana sudah tercemari limbah dari pasar ikan itu. Masyarakat menginginkan pasar ikan dipindah," katanya.
Baharudin mengungkapkan, pada 2017 lalu, rencana pemindahan pasar ikan itu sebenarnya sudah dilakukan, akan tetapi tanpa alasan yang jelas diundur hingga tahun ini.
Untuk tahun ini, fraksi-fraksi DPRD Tulungagung sudah merekomendasikan agar Pemkab Tulungagung segera melakukan pemindahan pasar ikan itu. Menurut Baharudin, Pemkab sudah melakukan kerjasama dengan Pemdes Suwaru bahwa pasar ikan Bandung akan dipindahkan ke lahan kas Desa Suwaru.
"Pemdes sudah memberikan izin, tinggal pelaksanaan pembangunan. Mudah-mudahan Tahun 2022 ini janji bupati terealisasi," ucapnya.
Baca Juga : Catat 0,08%, Inflasi Kota Kediri Terendah se-Jatim
Untuk anggaran pembangunan pasar baru, lanjut Baharudin, sudah dianggarkan di APBD tahun ini. Bahkan pada APBD 2021 kemarin juga sudah dianggarkan tapi posnya untuk pengolahan limbah, karena dirasa tidak bisa menyelesaikan masalah maka anggaran itu diubah menjadi pemindahan pasar ikan dengan total anggaran kurang lebih Rp 2 miliar.
Sementara itu, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan, Pemkab Tulungagung sudah melakukan kajian terhadap rencana pemindahan pasar ikan Bandung termasuk proposal dan amdalnya sudah selesai. Maka dari itu, diharapkan tahun ini sudah mulai dicicil pembangunannya.
Menurut bupati, limbah yang ditimbulkan oleh pasar ikan Bandung merupakan masalah klasik dari tahun ke tahun, dirinya meminta agar pembangunan dilakukan tahun ini.
"Harapan saya sudah mulai dicicil lah, paling tidak PAK ini sudah masuk. Karena ini merupakan masalah klasik dari tahun ke tahun," kata Bupati Maryoto.
