Jelang Mudik Lebaran, Masyarakat Kabupaten Malang Antusias Vaksin
Reporter
Hendra Saputra
Editor
Soejatmiko
16 - Apr - 2022, 03:54
JATIMTIMES - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan covid-19 mengeluarkan aturan mudik lebaran idul fitri tahun 2022 melalui Surat Edaran (SE) Nomor 16 tahun 2022 tentang ketentuan perjalanan orang dalam negeri pada masa pandemi covid-2019.
Dalam SE itu disebutkan bagi warga yang ingin mudik menggunakan moda transportasi udara tanpa harus tes covid-19 Antigen dan PCR maka harus vaksin dosis ketiga alias booster.
Baca Juga : Wali Kota Batu Minta Warga Patuhi Prokes Jika Ingin Salat Idul Fitri Berjemaah
Ketentuan itu tampaknya cukup ampuh sebagai pendorong kesadaran masyarakat di Kabupaten Malang untuk mengikuti kegiatan vaksinasi. Bupati Malang, HM Sanusi menyebut selama adanya pengumuman terkait aturan mudik tersebut, sebagian masyarakat berlomba-lomba untuk mengikuti kegiatan vaksinasi.
“Yang memerlukan untuk kebutuhan mudik berlomba-lomba. Malam pun mereka minta vaksin,” ungkap Sanusi.
Namun, peningkatan animo masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi booster itu hanya didominasi oleh warga yang berencana akan mudik lebaran mendatang. “Masyarakat yang berencana tidak mudik, masih minim inisiatif untuk mengikuti program vaksinasi,” kata Sanusi.
Sanusi pun mengaku bahwa sebenarnya tidak ada kendala yang terjadi selama ini. Tapi, masih minimnya kesadaran masyarakat, sehingga membuat capaian vaksinasi khususnya booster di Kabupaten Malang lambat.
Untuk mendorong kesadaran masyarakat mengikuti program vaksinasi itu, Sanusi menyebut pihaknya bekerjasama dengan Polres Malang dan Kodim 0818 Malang-Batu untuk membuat inovasi agar masyarakat mengikuti kegiatan vaksinasi.
“Yang pasti kami akan terus berusaha secepatnya. Sebenarnya vaksinasi ini kan kepentingan masyarakat. Seharusnya masyarakat turut berpastisipasi lah dalam mendukung program vaksinasi ini,” ungkap Sanusi
Baca Juga : Baca Selengkapnya