Peduli Generasi Penghafal Alquran, Ini yang Dilakukan Wabup Malang Didik

Reporter

Riski Wijaya

Editor

A Yahya

18 - Oct - 2021, 01:33

Wabup Malang Didik Gatot Subroto.(Foto:Riski Wijaya/MalangTIMES).


JATIMTIMES - Wakil Bupati (Wabup) Malang Didik Gatot Subroto menilai, keberadaan pondok pesantren (ponpes) sejauh ini menjadi bagian yang memang harus diperhatikan oleh Pemerintah. Salah satunya, bagi ponpes-ponpes yang memiliki peran untuk mencetak hafidz dan hafidzah atau penghafal Alquran. 

Pasalnya menurut Didik, hafidz dan hafidzah ini adalah sekelompok orang yang pintar. Bahkan, politisi PDI Perjuangan ini, menyebut para hafidz dan hafidzah ini tergolong orang yang jenius. Karena mampu menghafalkan Alquran, lengkap 30 juz. 

Baca Juga : Kabar Gembira Buat Santri, LPDP Buka Pendaftaran Beasiswa Santri, Lolos Dapat Banyak Fasilitas

Didik juga berharap bisa memberikan insentif bagi ponpes yang ada di Kabupaten Malang. Jika, pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Malang meningkat. 

"Melalui pesantren, kita titip agar dilaporkan kepada pemerintah sebagai langkah supporting termasuk menganggarkan pengadaan Alquran atau buku-buku khusus penunjang metode penghafal Al Quran yang bisa didistribusikan kepada para pesantren yang memiliki kelebihan melahirkan Hafidz dan Hafidzah," ujar Didik, Minggu (17/10/2021).

Selain memfasilitasi calon hafidz melalui ponpes, dari pantauannya, selama ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang juga telah memfasilitasi agar hafidz dan hafidzah ini mendapatkan beasiswa agar dapat menuntut ilmu di perguruan tinggi (PT). Caranya melalui kerja sama dengan beberapa PT. Seperti Universitas Islam Malang, UIN Maulana Malik Ibrahim dan Universitas Brawijaya. 

Menurutnya, saat ini telah ada beberapa rektor yang sudah bersepakat dengan Pemkab Malang. Meski di Kabupaten Malang masih belum banyak pesantren yang khusus melahirkan hafidz dan hafidzah. Dari catatannya, baru ada sekitar 10-25 pesantren.

Baca Juga : Wali Kota Malang Izinkan Kuliah Tatap Muka, Kampus Wajib Perhatikan ini

"Mudah-mudahan dengan semakin banyaknya hafidz Qur’an di Kabupaten Malang dapat senantiasa memakmurkan agama Islam di seluruh wilayah hingga pelosok-pelosok desa," terang Didik. 

Sementara itu, salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap Ponpes telah ditunjukkan dengan diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) 82 tahun 2021 tentang pendanaan penyelenggaraan pesantren.


Topik

Pemerintahan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette