Kota Blitar PPKM Level 1, Okupansi Hotel Alami Peningkatan

16 - Oct - 2021, 01:59

Pemesan kamar hotel di Kota Blitar terus alami peningkatan (Foto: Team JATIMTIMES)


JATIMTIMES- Penerapan uji coba New Normal PPKM Level 1 di Kota Blitar mulai memberikan dampak positif. Di antaranya okupansi hotel di Kota Blitar perlahan-lahan mulai naik. Tingkat hunian hotel di Kota Patria meningkat dari 10 persen menjadi 25 persen.

Sekretaris Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Blitar, Reza Hasyim mengatakan, okupansi atau tingkat hunian hotel meningkat setelah sempat anjlok 10 persen dari kapasitas tempat tidur yang tersedia. Kondisi tersebut terjadi selama pandemi Covid-19 dan membuat pengelola hotel merugi.

Baca Juga : PHRI Kota Batu Tolak Keras Rencana CHSE Berbayar Rp 12 Juta

"Alhamdulillah sejak tiga minggu terakhir, seiring dengan menurunnya kasus Covid-19 serta status Kota Blitar yang sudah turun ke level 1 dan pemberlakuan New Normal telah memberikan dampak positif.  Hunian kamar hotel di Kota Blitar terus mengalami peningkatan. Peningkatan mencapai 25 persen," kata Reza, Jumat (15/10/2021).

Reza menambahkan, kenaikan tingkat hunian ini dipengaruhi adanya kebijakan pelonggaran sejumlah kegiatan masyarakat termasuk kegiatan pariwisata.

“Setelah destinasi wisata dibuka secara otomatis tingkat hunian hotel langsung naik. Karena wisatawan berdatangan ke Kota Blitar. Meski kenaikan hunian kamar hotel ini belum signifikan, tapi kami dari PHRI Blitar mengaku bersyukur,” tukasnya.

Lebih dalam Reza menyampaikan, di masa uji coba New Normal ini, pengelola hotel mewajibkan setiap pengunjung menunjukkan aplikasi Peduli Lindungi sebelum masuk kawasan hotel.

Baca Juga : Berkaca Pada Surabaya, Anak di Bawah 12 Tahun di Kota Malang Bisa Segera Masuk Mal

"Pengunjung yang masuk ke kawasan hotel wajib menunjukkan aplikasi Peduli Lindungi. Jika belum, maka pengunjung tidak diperkenankan masuk," pungkasnya.


Topik

Pemerintahan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette