Cegah Kematian Ibu Hamil, Ini Langkah yang Diambil Dinkes Kota Blitar
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Pipit Anggraeni
10 - Sep - 2021, 08:21
JATIMTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melalui Dinas Kesehatan berupaya meminimalisir kematian ibu hamil di Bumi Bung Karno. Beberapa program diluncurkan setelah di tahun ini tercatat ada 14 kasus ibu hamil yang meninggal dunia.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Blitar, dr Dharma Setyawan menyampaikan, 14 ibu hamil itu meninggal dunia disebabkan berbagai faktor. Diantaranya satu orang karena mengalami perdarahan, satu mengalami gagal jantung, dan 12 lainnya karena Covid-19. Mayoritas ibu hamil meninggal dunia di semester dua dan tiga tahun 2021.
Baca Juga : Thailand Kembangkan Alat Deteksi Covid-19 dari Keringat Ketiak, Seberapa Akurat?
“Hamil dimasa pandemi berisiko tinggi, apalagi jika sampai terpapar Covid-19. Untuk itu kami dari Dinas Kesehatan terus berupaya agar kasus konfirmasi Covid-19 pada ibu hamil tidak bertambah,” kata dr Dharma dilansir JatimTIMES dari laman situs resmi Pemkot Blitar, Jumat (10/9/2021).
Dharma menambahkan, untuk mencegah kematian ibu hamil, saat ini Dinas Kesehatan mewajibkan ibu hamil untuk melakukan pengecekan saturasi Oksigen Darah SPO2 secara mandiri. Dengan didampingi kader ibu hamil dan posyhandu, pemantauan bumil digencarkan agar tidak abai dari pengawasan.
Tak hanya itu, untuk mencegah kematian ibu hamil saat ini Dinas Kesehatan Kota Blitar juga menggencarkan vaksinasi untuk ibu hami. Langkah ini diambil karena sesuai data ada 441 sasaran ibu hamil yang belum divaksin.
“Beragam upaya kita lakukan. Diantaranya vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil,” tukasnya.
Baca Juga : Langgar Perizinan, DPRD Kota Blitar Sidak Mini Market di Jalan Bali
Lebih dalam Dharma menyampaikan, jika ada ibu hamil yang terkonfirmasi positif Covid-19 akan diwajibkan melakukan isolasi di Rumah Isolasi atau Gedung Isolasi Terpusat (Isoter).
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk terus menjaga protokol kesehatan. Khususnya ibu hamil. Semoga ke depan di Kota Blitar tidak terjadi lagi kematian ibu hamil di Kota Blitar,” pungkasnya.
