Obyek Wisata di Banyuwangi Buka Besok, Wisatawan Mutlak sudah Vaksin
Reporter
Nurhadi Joyo
Editor
A Yahya
09 - Sep - 2021, 11:19
JATIMTIMES - Destinasi wisata di Kabupaten Banyuwangi sudah bisa dinikmati kembali masyarakat umum mulai besok Jumat (10/9/2021). Pembukaan kembalia objek wisata itu menyusul turunnya level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari Level 3 menjadi Level 2.
Menurut Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kebijakan untuk membuka, destinasi wisata dalam kondisi pandemi Covid 19 dan PPKM level 2 tentunya menuntut adanya disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat.
Baca Juga : Turun ke PPKM Level 3, Kabupaten Blitar Beri Layanan Rapid Test Antigen Gratis di 24 Puskesmas
"Salah satu syarat utamanya adalah pelaku dan pengunjung destinasi wisata harus sudah mendapatkan vaksin, dengan menjadikan aplikasi PeduliLindungi sebagai basis penataan pengunjung," jelas Bupati Ipuk, Kamis (9/09/2021).
Bupati Ipuk menuturkan pembukaan kembali pariwisata Banyuwangi di masa pandemi ini lebih mengandalkan kualitas pengunjung daripada jumlah pengunjung. Sementara untuk kapasitas pengunjung sendiri di destinasi wisata dibatasi hanya 25 persen.
"Kita semua bersyukur, tetapi tetap hati-hati waspada dan jangan lengah. Kalau nanti melonjak lagi, kita semua yang susah karena berpotensi ditutup lagi," tegas Ipuk.
Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banyuwangi M.Y. Bramuda, mengungkapkan pembukaan kembali tempat wisata harus tetap mengikuti regulasi yang telah ditetapkan oleh pusat dan Satgas Penangan Covid-19 Kabupaten Banyuwangi.
Baca Juga : Masuki Usia 20, Demokrat Berupaya Merawat Diri dengan Tumbuh dan Berkembang Pikat Hati Rakyat
"Secara prinsip aturan di level 2 tetap kita jalankan, sekarang sedang kita mempersiapkan sistem untuk mengoneksikan semua destinasi wisata, hotel dan restoran ke aplikasi Peduli Lindungi. Yang intinya bagi mereka yang sudah vaksin ayo berwisata ke Banyuwangi," ujar pejabat yang akrab disapa Bram itu.
Dia menuturkan nantinya masyarakat hanya tinggal melakukan scan barcode yang sudah diintegrasikan dengan aplikasi Peduli Lindungi di destinasi wisata yang dikunjungi. Langkah yang dilakukan untuk mengetahui dan memastikan bahwa wisatawan yang datang dan berkunjung sudah divaksin. Inilah upaya pemerintah untuk mencegah penularan Covid-19 di sektor pariwisata.
