Angka Kunjungan Wisata di Kota Batu Capai 803.554 Wisatawan

Reporter

Irsya Richa

Editor

A Yahya

12 - Jun - 2021, 05:21

Wisatawan saat berswafoto di Batu Love Garden. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)


BATUTIMES - Tercatat hingga awal bulan Juni 2021, data dari Dinas Pariwisata Kota Batu angka kunjungan di Kota Batu tembus 803.554 wisatawan. Dengan kondisi pandemi Covid-19 ini, jumlah tersebut masih dirasa cukup tinggi.

Ditambah di tengah pandemi Covid-19 beberapa saat lalu terdapat larangan mudik. Sehingga jumlah kunjungan tersebut terbilang cukup tinggi.

Baca Juga : Kunjungi Sekolah SPI Kota Batu, KPAI Pastikan Sekolah tidak Ditutup

“Dilihat data Dinas Pariwisata Kota Batu jumlah kunjungan enam bulan ini cukup tinggi. Data ini terbagi dalam kunjungan triwulan I (bulan Januari-Maret) kunjungan triwulan II (bulan April-Juni),” ungkap Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso.

Dari jumlah tersebut terbagi atas dua kunjungan. Yakni tamu hotel sebanyak 169.019 wisatawan dan destinasi wisata sebanyak 634.535 wisatawan.

Rinciannya kunjungan triwulan I (bulan Januari-Maret) mencapai 495.155 wisatawan nusantara (wisnus) dan 10 wisatawan mancanegara (wisman). Lalu kunjungan triwulan II (bulan April-Juni) mencapai 308.385 wisnus dan empat wisman.

Dalam kunjungan triwulan I lebih tinggi lantaran berbeda dengan triwulan II adanya larangan mudik. Jika tidak ada larangan mudik bisa menjadi peluang menambah wisatawan, mengingat Kota Batu menjadi salah satu tujuan wisatawan saat liburan.

Baca Juga : Ada 9 Titik Parkir di Alun-Alun Kota Batu, Bulan Mei Setor Rp 9 Juta

“Kalau triwulan pertama tidak ada pembatasan pergerakan warga antar daerah. Sedangkan di triwulan ke dua ada pembatasan atau larang mudik sehingga terlihat dari angka kunjungan,” tambahnya.

“Memang dengan aturan larangan mudik itu sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 dari cluster mudik. Sehingga dampaknya larang kunjungan wisatawan,” jelas politisi PDIP ini.


Topik

Wisata, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette