Hasil PPKM Tahap Pertama, Ekonomi Turun, Covid-19 Naik
Reporter
Franzeska Anisa Timur
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
01 - Feb - 2021, 11:08
INDONESIATIMES – Penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahap pertama yang berlangsung pada 11 Januari – 23 Januari lalu dinilai tidak memberikan pengaruh yang baik pada penurunan kasus Covid-19.
Yang terjadi malah sebaliknya, kasus Covid-19 mengalami kenaikan lebih tinggi, dibandingkan dengan perekonomian Indonesia yang semakin menurun.
Baca Juga : Langgar Aturan PPKM, RestoJepang Jalan Wilis Dikenai Sanksi
Awalnya Jokowi mengingatkan kepada para menteri agar berhati-hati dalam penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), karena dapat berdampak pada penurunan perekonomian Indonesia.
Dalam kanal YouTube Sekertariat Presiden, yang diunggah pada Minggu (31/1/2021), Presiden Joko Widodo tidak mempermasalahkan terkait turunnya perkenomian di masa pandemi Covid-19, akan tetapi lebih baik jika kasus Covid-19 juga beriringan mengalami penurunan.
“Hati-hati ini turun, ekonomi turun, ada PPKM ekonomi turun. Sebenarnya nggak apa-apa, jika Covid juga ikut turun, tapi kan ini enggak,” pungkas Jokowi.
Jokowi juga mengatakan penerapan PPKM belum memberikan dampak penurunan yang signifikan terhadap kasus Covid-19, dikarenakan kurangnya konsisten dalam mengimplementasikan kebijakan tersebut.
Oleh sebab itu, Jokowi meminta para Menteri agar menghitung secara tepat setiap kebijakan yang diambil dalam menekan penurunan kasus Covid-19, agar penerapan PPKM dapat dilaksanakan dengan efektif.
Baca Juga : Dukung Vaksinasi Covid-19, Pemuda Pamekasan Buat Petisi Khusus
”Betul-betul dihitung agar kita mendapat formula yang tepat. Formula standar enggak ada. Yang lockdown pun demikian, kasus Covid-nya eksponensial juga,” kata Jokowi.
PPKM tahap pertama telah selesai. Akan tetapi pemerintah tetap melanjutkan penerapan PPKM, dikarenakan kasus Covid-19 belum kunjung mengalami penurunan.
