Jum'at Berkah, Jalankan Astuti Polsek Ngraho Kunjungi Keluarga Cacat Mental
Reporter
Raden Samsul Wijoyosukmo
Editor
Dede Nana
19 - Dec - 2020, 02:19
Adanya seorang bapak yang harus merawat 3 anaknya dan mengalami cacat mental di Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro. Telah membuat Polsek Ngraho turun tangan. Dipimpin langsung Kapolsek Ngraho AKP Muhtarom bersama anggota langsung mendatangi keluarga yang mengalami cacat mental itu, Jum'at (18/12/2020).
Melalui program dengan jargon “Agunge Sikap Tulung Tinulung” (ASTUTI) yang terus digelorakan oleh Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia, untuk mempererat tali persaudaraan, menjalin silaturahmi, dan saling tolong menolong dalam keadaan kesulitan atau saat mendapat musibah. Polsek Ngraho didampingi Kepala Desa Luwihaji beserta beberapa perangkatnya, melaksanakan kegiatan Jum'at Berkah dengan memberikan bantuan sosial berupa beberapa paket sembako kepada keluarga Jasmani yang merawat tiga anaknya yang cacat mental semuanya.
Baca Juga : Lalai, Warga Sidowayah Tewas Tersengat Aliran Listrik
Muhtarom saat ditemui wartawan menjelaskan, bahwa kegiatan yang dilaksanakannya merupakan implementasi program ASTUTI.
"Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi pihak kepolisian, khususnya Polsek Ngraho untuk mendekatkan diri dengan masyarakat guna menciptakan kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat ( Kamtibmas ). Semoga dengan bantuan paket sembako ini bisa lebih meringankan beban Pak Jasmani sekeluarga," ucapnya.
Jasmani saat ditemui awak media mengungkapkan, bahwa dirinya merasa senang dengan bantuan tersebut, dan mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada bapak Kapolsek Ngraho.
"Kulo nggeh remen mas angsal bantuan niku, lan kulo matur suwun ingkang katah dumateng bapak Kapolsek Ngraho ( saya sangat senang dapat bantuan, dan saya sangat berterimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolsek Ngraho, Red)," ungkap Jasmani.
Baca Juga : Lengah Tak Terjaga, Balita di Jombang Tewas Tenggelam
Jasmani tanpa putus asa dengan tulus ikhlas dan penuh kesabaran selama bertahun-tahun telah merawat tiga anaknya yang dalam kondisi kurang sempurna.
