Jelang Bulan Pilkada, Gubernur Khofifah Kumpulkan Kepala Daerah, Dandim, serta Kapolres
Reporter
M. Bahrul Marzuki
Editor
Yunan Helmy
12 - Sep - 2020, 03:58
SURABAYATIMES - Jelang datangnya pilkada 19 daerah di Jatim pada bulan Desember, Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengumpulkan para stake holder di daerah. Yakni, para kepala daerah, dandim serta kapolres.
Avara yang digelar di Klub Bunga, Kota Batu, tersebut juga turut dihadiri Panglima Kodam V/Brawijaya Mayjend TNI Widodo Irsyansyah serta Kapolda Jatim Irjen Pol Fadil Imran.
Seusai acara, Khofifah menyampaikan dalam waktu dekat ini, selain pilkada, juga bersamaan dimulainya kembali agenda sepak bola Liga 1. "Jadi, presiden menyampaikan kekawatiran kalau tidak di kendalikan dengan baik ada klaster pilkada, perkantoran, keluarga. Maka ini adalah melakukan revitalisasi dari seluruh proses yang kita lakukan selama ini," ujarnya.
Menurut dia, seluruh kepala daerah baik bupati, wali kota, dan juga para dandim, kapolres, bahkan danrem harus sama sinergi. "Berkolaborasi bagaimana mengendalikan covid-19 bisa dilakukan secara terkendali, tapi perekonomian juga kita gerakkan bersama," ucapnya.
Sebab itu, kepada bupati dan wali kota, Khofifah berharap realisasi anggaran dicek semuanya. "Beberapa daerah lain realisasinya relatif rendah ini pun sudah pernah kita lakukan pertemuan sama formatnya seperti ini. jika pernah waktu itu menyampaikan kabupaten kota realisasi anggarannya sekian sekian Tapi waktu itu dari BPKB yang menyampaikan kemudian tim BPK juga hadir apa yang sebetulnya kita harapkan," lanjutnya.
Saat ini, imbuh Khofifah, yang bisa diharapkan spending adalah APBN, APBD provinsi atau kabupaten kota. "Maka percepatan realisasi itu dengan tetap menjaga ketepatan dan akuntabilitas dari penggunaan anggaran itu. Semua sebetulnya terkoordinasikan sangat sering peraturan terkecuali dengan para menko, para menteri sangat sering jadi dominasi oleh presiden juga sangat sering," imbuhnya.
"Oleh karena itu ini sebetulnya menyekrupkan kembali apa yang harus kita maksimalkan dalam ikhtiar menggerakkan ekonomi tetapi juga keamanan kesehatan keselamatan masyarakat terjaga. Pengendalian covid tetap diprioritaskan oleh masing-masing aparatur di daerah," ujar mantan menteri sosial ini.
Terpisah, Kapolda Jatim Irjen Pol Fadil Imran menambahkan kekuatan Jawa timur ada di guyub dan rukun. "Seperti yang disampaikan oleh gubernur dalam menghadapi covid dengan segala macam aspeknya. Dan beberapa agenda depan seperti pilkada dan pada kegiatan-kegiatan masyarakat kita selalu bicarakan bersama-sama lebih antisipatif supaya semua ada kesamaan," imbuhnya.
Di tempat yang sama! Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Widodo Irsyansyah menambahkan, salah satu inti dari rapat koordinasi adalah menyinergikan dan mengoordinasikan. "Lagi pimpinan-pimpinan daerah karena ada hal yang perlu di bahas," ujarnya.
"Ada informasi yang perlu disampaikan kepada masyarakat, kepada kita semuanya. Katanya ada klaster keluarga, perkantoran, perusahaan, pondok pesantren. Itu kita sama-sama memecahkan permasalahannya," imbuh jenderal bintang dua ini.
