Musim Hujan Tiba, DLH Kota Malang Siap Kawal Sungai

Reporter

Hendra Saputra

Editor

Dede Nana

16 - Aug - 2020, 04:07

Kabid Persampahan dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) DLH Kota Malang Joao Maria Gomes de Carvalho (Hendra Saputra)


Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Bidang Persampahan dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) selalu bersiap menghadapi musim penghujan yang pada bulan Agustus 2020 ini sudah mulai tiba. Banjir menjadi salah satu problem di Kota Malang di tahun-tahun sebelumnya. Hal itu membuat beberapa stakeholder mencari solusi bagaimana untuk memecahkannya.

Salah satu solusi sederhana yang dilakukan saat ini yakni dengan memberikan jalur yang lancar bagi saluran air di sungai-sungai di Kota Malang oleh DLH sebagai bidang yang melayani kebersihan.

Baca Juga : Bupati Sumenep Sebut Saat Ini Covid-19 Jadi Penjajah Baru yang Harus Diperangi Bersama

Kepala Bidang (Kabid) Persampahan dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) DLH Kota Malang Joao Maria Gomes de Carvalho, mengatakan, bahwa pihaknya sudah siap meski musim penghujan sudah mulai tiba.

“Kita siap mengawal sungai,” ucapnya.

Sebelumnya, petugas kebersihan juga sudah mulai melakukan pembersihan di area sungai agar banjir tak lagi melanda Kota Malang. "Setelah melakukan pembersihan di sungai ini hasilnya cukup baik. Tinggal sampah-sampah yang nyangkut saja, lalu juga ada ranting-ranting yang tumbuh itu tinggal dibersihkan saja," ujar Kabid yang akrab disapa Joe ini.

Di sisi lain, Joe mengaku bahwa meski saat ini masih kerap turun hujan, pihaknya masih tetap melakukan pembersihan di sungai-sungai karena DLH Kota Malang sudah memiliki jadwal untuk kerja bakti tersebut.

Baca Juga : Implementasikan Inpres No 6 Tahun 2020, Bupati Jombang Bagikan 200 Ribu Masker Sehari

"Kami jalan terus melakukan pembersihan di sungai meski musim hujan. Hanya saja jika hujan kami berteduh dulu, jika sudah kami kembali melakukan pembersihan," tegasnya. 

 

 


Topik

Pemerintahan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette