Aku Melihat Indonesia, Puisi Karya Presiden Soekarno Ini Ungkap Gelora Pantai Ngliyep
Reporter
Tubagus Achmad
Editor
Nurlayla Ratri
06 - Aug - 2020, 06:00
Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno seorang bapak proklamator yang cerdas, komunikatif serta memiliki cita rasa seni yang luar biasa. Hal itu terbukti dengan pidato-pidatonya hingga kumpulan karya syair puisinya.
Salah satu syair puisi yang telah terkenal dan melegenda karangan Soekarno yakni berjudul 'Aku Melihat Indonesia'. Dalam syair puisi tersebut Soekarno menggambarkan sekilas kondisi alam Indonesia seperti pantai, gunung, sawah dan ekosistem makhluk hidup lainnya.
Baca Juga : Sambut Hari Kemerdekaan, Tiket Masuk Dua Pantai di Malang Gratis!
Menariknya, hanya ada satu nama pantai yang disebut oleh Soekarno dalam syair puisinya yakni Pantai Ngliyep. Dalam syair puisi 'Aku Melihat Indonesia', Soekarno menyebutkan kata Pantai Ngliyep sebanyak dua kali dan bertempat di bait pertama.
Hal ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi warga Kabupaten Malang yang dimana salah satu tempat wisatanya yakni Pantai Ngliyep mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari Soekarno hingga disisipkan dalam penggalan syair puisi 'Aku Melihat Indonesia'.
Ahmad Faiz Wildan selaku Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Jasa Yasa yang mengelola tempat wisata Pantai Ngliyep dan Pantai Balekambang mengatakan bahwa itu merupakan suatu bentuk apresiasi yang sangat luar biasa.
Dirinya pun membuat kebijakan yang bersinergis dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang untuk penghormatan kepada Soekarno yakni salah satunya dengan promo khusus di sepanjang Agustus.
Selain itu nanti pada tanggal 17 Agustus akan dilakukan prosesi Upacara Kerakyatan yang diikuti oleh berbagai elemen.
"Mulai dari petani, nelayan, peternak, dokter semua berkumpul menjadi satu dan mengenakan pakaian sehari-harinya. Itu nanti berlangsung di waktu detik-detik proklamasi," ungkapnya.
Pihaknya pun berupaya untuk terus mengenalkan Pantai Ngliyep sebagai salah satu lokasi Napak tilas perjalanan Presiden Soekarno.
"Kenapa pantai karena mempunyai historisnya sendiri. Pak Karno (dulu) kan sering ke Ngliyep toh, akhirnya beliau membikin 'Aku Melihat Indonesia' syairnya. Satu-satunya pantai yang disebutkan Pak Karno dalam 'Aku Melihat Indonesia' itu Pantai Ngliyep dua kali dalam alinea pertama," terangnya...