Temukan Dana Fiktif Raperda dan LKPJ, Bupati Bangkalan Diminta Pertanggungjawaban

Reporter

Ahmad Nilam

21 - Jul - 2020, 02:17

Ketua Fraksi Kebangkitan Hati Nurani, H. Musawwir, melakukan sosialisasi dengan Bupati Bangkalan perihal perbaikan terhadap Nota Pengantar Bupati Bangkalan atas Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2019 lalu.


Ketua Fraksi Kebangkitan Hati Nurani, H. Musawwir meminta Bupati Bangkalan melakukan perbaikan terhadap Nota Pengantar Bupati Bangkalan atas Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2019 lalu.

Pasalnya, berdasarkan hasil penelitian fraksinya, Raperda Kabupaten Bangkalan Tahun 2020 tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019 disampaikan sebesar Rp 2.331.628.800.501.49, sementara dalam LKPJ Kepala Daerah 2019 sebesar Rp 2.331.535.859.441.72.

Baca Juga : Serapan Anggaran Tak Jelas, Komisi II DPRD Sumenep Usulkan WMS Ditiadakan

"Dengan adanya data temuan fraksi kami, saya meminta Saudara Bupati melakukan perbaikan terhadap kedua data yang tidak sinkron ini," ujar H. Musawwir pada, Senin (20/7/2020).

"Kalau saya salah, berarti pihak sana tidak perlu melakukan perbaikan. Tapi, jika fraksi kami benar, maka segera diperbaiki," lanjutnya

Musawwir juga menambahkan, tidak ada temuan lagi yang mengarah pada penggunaan dana fiktif atau tidak. Menurutnya, predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) yang diperoleh Pemkab Bangkalan tidak menjadi sebuah jaminan.

"Jadi jangan hanya karena sudah WTP lalu melalaikan segalanya. Makanya, fungsi kami di sini sebagai pengawasan," terangnya sambil tersenyum.

Sementara dari Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron menyatakan bahwa koreksi yang sudah disampaikan akan dijadikan acuan oleh pihaknya dalam penyusunan program ke depan.

Baca Juga : Dilantik jadi Sekda, Bupati Sebut Wahyu Hidayat juga Jabat Plt Dinas Cipta Karya

Namun saat ditanya rincian dari penggunaan anggaran, Ra Latif (sapaan akrabnya) mengatakan akan disampaikan dalam sidang paripurna selanjutnya dengan tuntas.

"Ya, data lebih jelasnya akan kami sampaikan di sidang paripurna yang akan datang," pungkasnya.


Topik

Pemerintahan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette