Desa Sirapan Siap Siaga Tanggulangi Covid-19, Pertahankan Status Zero

19 - May - 2020, 05:35

Pemerintah Desa Sirapan selalu siaga di posko penanggulangan covid-19.


Upaya penanggulangan dampak covid-19 terus dilakukan Pemerintah Desa Sirapan, Kecamatan Nglames, Kabupaten Madiun.

Hal ini dilakukan dalam upaya pencegahan penyebaran virus covid-19. Terlebih setelah diberlakukannya pengetatan di wilayah Kabupaten Madiun.

Baca Juga : Dinilai Tidak Tepat Sasaran, BEM Malang Raya Minta Dilibatkan Dalam Penyaluran Bansos

Pranoto selaku kepala desa Sirapan menyampaikan bahwa pengetatan ini dilakukan karena sudah ada beberapa warga yang terjangkit covid-19. Terutama dari klaster Ponpes Temboro beberapa minggu yang lalu.

"Warga bersama dengan tim penanggulangan covid -19 dan relawan kami imbau untuk melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin " ucapnya.

Oleh karena itu, Pemerintah Desa Sirapan mengupayakan optimalisasi pencegahan dengan menugaskan segenap perangkat seperti babinsa, bhabinkamtibmas, serta relawan penanggulangan covid-19 siaga di posko sejak pukul 8 pagi hingga pukul 22.00 malam.

Tidak hanya itu. Warga bersama tim menggiatkan proteksi dengan cara melakukan penyemprotan disinfektan di semua wilayah Desa Sirapan setiap Minggu. Bahkan di RT 9 ini sudah dilakukan enam kali pemyemprotan.

Selain giat penyemprotan disinfektan, Pemerintah Desa Sirapan telah membelikan peralatan cuci tangan sebanyak 450 buah. Alat itu dibagikan ke setiap titik-titik berkerumunnya warga masyarakat. Antara lain di warung, di depan toko, sekolah-sekolah, musala ,masjid, dan kelurahan .

Pranoto menambahkan bahwa warga masyarakat sirapan telah diimbau untuk terus mengikuti anjuran pemerintah dalam menjaga kebersihan,menjaga jarak dan banyak tinggal dirumah sehingga  dapat mempertahankan status zero covid-19.

Untuk saat ini, Pemerintah Desa Sirapan juga telah menyiapkan ruang isolasi untuk warga yang baru pulang kampung atau mudik . Berdasarkan catatan yang ada di posko penanggulangan covid-19, di Desa Sirapan,tercatat 151 warga yang hari ini melakukan isolasi mandiri di rumah mereka tapi sampai hari ini masih dalam status negatif.

pemerintah Desa Sirapan di samping melakukan pencegahan penyebaran covid- 19, juga mengupayakan pencairan paket bantuan sosial, baik bantuan sosial tunai dari pusat ataupun BLT-DD yang tiga hari yang lalu sudah dikucurkan. Tercatat  sebanyak 217 warga penerima BLT-DD  dan BST provinsi sejumlah 61 orang dilanjutkan pada tahap 2 BLT-DD sejumlah 61 orang. Pemerintah menargetkan tiga tahap yaitu bulan April, Mei dan Juni sudah tuntas.



Hariyanto selaku sekretaris desa menambahkan bahwa sebenarnya Pemerintah Desa Sirapan sudah menganggarkan untuk pembelian paket sembako bagi warga terdampak sejumlah 300 paket. Tetapi setelah diajukan ke kecamatan setempat, pihak kecamatan belum memberikan izin dan menyarankan  agar memberikan bantuan berupa uang.

Baca Juga : Wakil Ketua DPRD dari PKB Bagikan Sembako ke Puluhan Guru Ngaji di Kota Blitar

Dengan diberikannya bantuan berupa uang, masyarakat dapat me-manage dan berhemat sesuai dengan kebutuhan masing masing. "Kita harus hati-hati, administrasinya harus bagus. Penyalurannya harus tertib dan memperhatikan protokol kesehatan. Dan alhamdulilah, penyaluran BLT-DD di desa sirapan hingga saat ini berjalan bagus,” ungkapnya.

Hariyanto pun berpesan kepada masyarakat yang menerima manfaat dari BLT-DD untuk dipergunakan sebagai penambahan gizi dan untuk pemenuhan bahan pokok pangan.

“Sesuai petunjuk pemerintah, penerima BLT-DD per bulan dapat insentif Rp 600 ribu. Tapi ingat, ini harus dipergunakan untuk penambahan gizi seperti beli beras, beli daging, beli sayur mayur. Tidak boleh untuk beli pakaian, tidak boleh untuk membeli perlengkapan yang lain. Ini perlu kita ingatkan karena sudah men jelang Lebaran,” pungkasnya


Topik

Peristiwa, madiun berita-madiun berita-hari-ini pandemi-covid19 Desa-Sirapan Siap-Siaga-Tanggulangi-Covid19 klaster-Ponpes-Temboro BLT-DD,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette