free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Lingkungan

BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat di Pantura Jateng, Apakah Jawa Timur Akan Menyusul?

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

21 - Jan - 2026, 14:08

Loading Placeholder
Ilustrasi cuaca ekstrem. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan status siaga hujan lebat untuk wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah pada Dasarian III Januari 2026 atau periode 21–31 Januari. Penetapan ini menyusul potensi curah hujan yang diperkirakan sangat tinggi, mencapai 200–300 milimeter per dasarian.

Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo, mengatakan bahwa status siaga tersebut merupakan peringatan dini tertinggi yang perlu menjadi perhatian bersama.

Baca Juga : Proyek Sekolah Rakyat Magetan Mulai Tahap Pengurukan Lahan

“Status siaga tersebut merupakan peringatan dini tertinggi dalam Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi (PDCHT) yang perlu diantisipasi bersama,” kata Teguh Wardoyo di Cilacap, Rabu (21/1).

Daerah Pantura Jateng yang Masuk Status Siaga

BMKG mencatat wilayah Pantura Jawa Tengah yang masuk dalam status siaga hujan lebat meliputi:

• Kabupaten Tegal

• Kabupaten Pemalang

• Kabupaten Pekalongan

• Kabupaten Batang

• Kabupaten Demak

• Kabupaten Kudus

• Kabupaten Jepara

• Kota Pekalongan

Selain itu, BMKG juga menetapkan status waspada untuk sejumlah wilayah lain di Jawa Tengah dengan potensi curah hujan 150–200 milimeter per dasarian.

“Status waspada juga berlaku untuk sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Tengah yang masih berpotensi mengalami hujan lebat,” ujar Teguh.

Wilayah tersebut antara lain Brebes, Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Kebumen, Banjarnegara, Wonosobo, Purworejo, Temanggung, Magelang, Kendal, Semarang, Boyolali, Klaten, Sragen, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, serta Kota Tegal, Kota Magelang, Kota Semarang, Salatiga, dan Surakarta.

Baca Juga : Profil Anak Usaha UNTR yang Izin Usahanya Dicabut Prabowo, Buntut Bencana Aceh

Apakah Jawa Timur Akan Naik Status Siaga?

Seiring penetapan status siaga di Pantura Jateng, muncul pertanyaan di masyarakat: apakah Jawa Timur juga berpotensi menyusul naik ke status siaga hujan lebat?

Hingga kini, BMKG belum menetapkan Jawa Timur dalam status siaga curah hujan tinggi seperti yang berlaku di Pantura Jawa Tengah. Untuk wilayah Jatim, BMKG masih mengeluarkan peringatan waspada cuaca ekstrem, terutama terkait hujan lebat, petir, dan angin kencang.

Meski demikian, BMKG menegaskan bahwa kondisi cuaca dapat berubah secara dinamis dan status peringatan bisa ditingkatkan apabila potensi hujan ekstrem semakin meningkat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG dan segera melakukan langkah antisipasi guna mengurangi risiko bencana hidrometeorologi,” kata Teguh Wardoyo.

Tetap Waspada Meski Belum Berstatus Siaga

BMKG mengingatkan bahwa meskipun Jawa Timur belum masuk status siaga, risiko bencana tetap ada, terutama di daerah rawan banjir, dataran rendah, kawasan perkotaan dengan drainase buruk, serta wilayah perbukitan yang rawan longsor.

Masyarakat diimbau untuk:

• Aktif memantau informasi resmi BMKG

• Membersihkan saluran air dan lingkungan sekitar

• Menghindari aktivitas di wilayah rawan saat hujan deras

• Menyiapkan langkah darurat jika diperlukan.

Meski status siaga hujan lebat saat ini baru berlaku di Pantura Jawa Tengah, masyarakat Jawa Timur tidak bisa sepenuhnya lengah. Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi, sehingga kesiapsiagaan dan pemantauan informasi BMKG tetap sangat diperlukan.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya

Lingkungan

Artikel terkait di Lingkungan

--- Iklan Sponsor ---