JATIMTIMES - Polres Malang mendapat belasan ribu panggilan masuk melalui layanan Polri 110 di sepanjang tahun 2025. Dari jumlah tersebut, sekitar seribu di antaranya masuk kategori panggilan prank.
"Sepanjang tahun 2025 jumlah panggilan masuk ke layanan 110 mencapai 16.645 panggilan, dengan 15.530 panggilan di antaranya berhasil diterima dan dilayani petugas," ujar Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo P.S.
Baca Juga : Tidak Gratis Semua! 21 Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan Terbaru 2026
Sementara sisa panggilan yang tidak termasuk dalam angka tersebut, dijelaskan Danang, merupakan panggilan yang tidak di respons karena tidak valid, atau masuk kategori prank dan panggilan palsu atau prank call.
"Dari total panggilan yang masuk (dan telah dilayani petugas tersebut, red), sisanya itu ada yang tidak terespons, tidak valid, termasuk prank atau panggilan palsu," bebernya.
Jika dikalkulasikan, maka ada ribuan panggilan pada layanan 110 yang tidak di respons karena tidak valid maupun prank. Yakni sejumlah 1.115 panggilan.
"Kami tetap melakukan mitigasi dan evaluasi agar sistem semakin akurat dan respons semakin cepat,” imbuhnya.
Terlepas dari adanya pihak yang diduga tidak bertanggungjawab dengan melakukan panggilan prank tersebut, Polres Malang tetap menegaskan komitmennya dalam memperkuat layanan publik. Yakni sebagai bagian dari agenda reformasi Polri termasuk di sepanjang tahun 2025.
"Penguatan tersebut difokuskan pada optimalisasi layanan pengaduan 110 serta peningkatan kinerja Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) yang beroperasi 24 jam nonstop," imbuh Danang.
Perwira Polri dengan pangkat dua melati ini menyampaikan, layanan darurat 110 kini telah terintegrasi lintas wilayah. Sehingga laporan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti oleh satuan kepolisian terdekat meskipun panggilan masuk dari luar wilayah hukum Polres Malang.
"Sekarang masyarakat di manapun berada cukup menghubungi 110. Sistem akan mengarahkan laporan ke polres terdekat dan tetap terpantau,” jelas Danang.
Baca Juga : Aturan Terbaru 2026 Saldo Minimum dan Biaya Admin Bank Mandiri, BRI, dan BNI
Sementara itu, panggilan yang masuk pada layanan 110 tersebut, dijabarkan Danang, tidak hanya berupa laporan kejadian kriminalitas hingga kecelakaan. Namun juga permintaan informasi dari masyarakat.
"Banyak juga yang menanyakan informasi, seperti pengurusan SIM, persyaratan mutasi kendaraan, hingga menanyakan lokasi atau wilayah tertentu,” bebernya.
Danang memastikan, untuk laporan pengaduan dari masyarakat, seluruhnya telah tercatat dan tertangani 100 persen. Di mana, aduan yang masuk ke Polres Malang tersebut beragam. Yakni mulai dari kecelakaan lalu lintas, gangguan ketertiban masyarakat seperti kebisingan, hingga perselisihan antar tetangga.
"Setiap aduan yang masuk telah kami tindak lanjuti. Laporan juga langsung diteruskan ke polsek jajaran agar respons di lapangan bisa lebih cepat,” jelasnya.
Danang menambahkan, sistem layanan 110 telah dilengkapi pemantauan identitas dan lokasi penelepon secara real time. Sehingga keakuratan data dan titik kejadian dapat diketahui sejak awal panggilan masuk.
"Identitas hingga lokasi penelepon bisa terpantau dalam sistem 110, jadi petugas bisa langsung bergerak sesuai titik kejadian,” pungkasnya.