free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pemerintahan

Wali Kota Malang Pimpin Deklarasi Damai

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Dede Nana

31 - Aug - 2025, 23:17

Loading Placeholder
Pembacaan deklarasi damai yang dipimpin oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memimpin jalannya Deklarasi Damai yang digelar bersama jajaran Forkopimda, Minggu (31/8/2025) malam. Dalam deklarasi yang digelar di Malang Creative Center (MCC) itu juga dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat. 

Beberapa diantaranya seperti Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK). 

Baca Juga : Pesan Damai SH Terate Blitar: Jangan Terprovokasi, Utamakan Kamtibmas

Deklarasi damai tersebut dimaksudkan untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia dari Kota Malang. Terlebih dengan gejolak serta dinamika yang tengah terjadi di masyarakat beberapa waktu terakhir. 

"Saya berharap ada kedamaian, dan kekompakan jangan tercerai berai dan terpengarih provokasi yang tidak jelas," jelas Wahyu, Minggu (31/8/2025). 

Terlebih dengan kericuhan yang terjadi saat aksi unjuk rasa berlangsung di beberapa daerah, termasuk di Kota Malang pada Jumat (29/8/2025) lalu. Ia berharap masyarakat yang akan menyalurkan aspirasi tidak mudah terprovokasi oleh oknum yang tidak jelas.

"Jangan terprovokasi, jangan terpecah belah, jaga kekompakan. Ini deklarasi damai dari semua elemen," ujar Wahyu. 

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin menyebutkan bahwa secara prinsip semua aspirasi harus dihargai. Baik yang disampaikan oleh kalangan ojol, mahasiswa serta seluruh elemen masyarakat.

"Kedua, kami berharap semua aspirasi yang disampaikan tetap menjaga kepentingan bersama. Fasilitas-fasilitas publik juga tetap dijaga bersama karena itu kewajiban kita bersama," terang Ali. 

Baca Juga : Doa Bersama dan Salat Gaib, PKB Kota Blitar Serukan Kedamaian Bangsa

Peristiwa yang menimpa pengemudi ojol Affan Kurniawan pun menurutnya menjadi keprihatinan semua masyarakat, tidak terkecuali dirinya. Hak itu nampak dari gejolak yang masih terus terjadi sampai saat ini secara berkepanjangan. 

"Mas Affan yang meninggal dan itu menyebabkan gejolak yang panjang. Kami merasakan itu betul. Semoga di Kota Malang ini dapat kita jaga bersama dengan baik," tutur Ali. 

Ia juga tak melarang adanya aksi yang dimaksudkan untuk menyalurkan aspirasi, bahkan ia mengaku akan turut menjaga kondusivitas Kota Malang. "Karena semua adalah bagian dari masyarakat Kota Malang. Bagian dari keluarga kami," pungkas Ali. 

 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Dede Nana

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan

--- Iklan Sponsor ---