free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pemerintahan

Digitalisasi dan Tim Khusus Jadi Kunci Pemkot Surabaya Gencarkan Pemanfaatan Aset

Penulis : M. Bahrul Marzuki - Editor : A Yahya

26 - Aug - 2025, 11:47

Loading Placeholder
Aset Pemkot Surabaya

JATIMTIMES - Pemerintah Kota Surabaya (Pemkot) berkomitmen terus mengali potensi aset daerah untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). Untuk mewujudkan hal tersebut, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Surabaya, Wiwiek Widayati mengungkapkan strategi utama yang sedang digencarkan yaitu digitalisasi dan pembentukan tim khusus.

Wiwiek Widayati menyebut bahwa potensi aset daerah Kota Pahlawan sangat potensial, pihaknya telah mengidentifikasi aset tanah kosong sebagai "harta karun" yang paling potensial untuk dimanfaatkan secara ekonomis. Berdasarkan audit BPK 2024, total aset Pemkot Surabaya mencapai sekitar Rp55 triliun, dengan nilai aset tanah saja mencapai Rp33 triliun.

Baca Juga : Demo Buruh 28 Agustus, Ini Enam Tuntutannya

“Kami akan publikasikan aset-aset ini kepada pengusaha, BUMD, atau pihak lain yang tertarik untuk mengembangkannya," jelas Wiwiek.

Oleh karena itu, Menurut Wiwiek dalam pengembagan aset digitalisasi bukan hanya sekadar alat, tetapi cara untuk mengefisienkan waktu dalam penatausahaan aset.

"Digitalisasi adalah tools. Cara kita untuk lebih efisien dalam mengelola aset, sehingga pemanfaatannya juga jadi lebih baik," ujarnya.

Wiwiek menjelaskan bahwa salah satu tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan aset adalah penilaian dilakukan oleh tim independen yang profesional, namun angkanya seringkali dianggap terlalu tinggi oleh calon pemohon.

Untuk mengatasi hal ini, BPKAD sedang mengkaji pembentukan tim atau unit khusus yang lebih fokus dalam memasarkan aset. Tim ini akan bertindak layaknya tim marketing yang secara proaktif mencari peminat dan menawarkan aset-aset potensial.

"Fokusnya adalah mencari peminat dan menawarkan aset. Sama seperti tim marketing," kata Wiwiek.

Baca Juga : Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Blitar Perkuat Etika dan Integritas Anggota

Selain itu, BPKAD juga akan mengembangkan aplikasi Sistem Informasi Pengelolaan, Penggunaan, dan Pemanfaatan Aset Daerah (SIGASDA) yang memungkinkan masyarakat atau calon investor untuk melihat lokasi dan detail aset secara digital.

“Aplikasi ini diharapkan bisa diluncurkan pada akhir 2025 untuk mendukung transparansi dan kemudahan akses,” imbuhnya

Dengan langkah-langkah strategis ini, BPKAD optimis dapat memaksimalkan pemanfaatan aset untuk kesejahteraan Kota Pahlawan. “Tentunya kami akan maksimal terhadap pengelolaan aset yang sangat potensial ini,” pungkasnya. 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

M. Bahrul Marzuki

Editor

A Yahya

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan

--- Iklan Sponsor ---