free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pendidikan

Unikama Tetapkan Kawasan Bebas Rokok dan Botol Plastik Demi Lingkungan Sehat

Penulis : Irsya Richa - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

22 - Aug - 2025, 17:08

Loading Placeholder
Unikama tampak depan. (Foto: Irsya Richa/ JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pada awal Agustus 2025 ini Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) sudah mulai menerapkan kawasan tanpa rokok di kampus. Kebijakan yang melarang aktivitas merokok di lingkungan kampus dilakukan untuk menciptakan suasana yang lebih sehat.

Hal tersebut diungkapkan Rektor Unikama Sudi Dul Aji usai melantik pejabat struktural di Ruang Auditorium Multikultural, Jumat (22/8/2025). Dengan kebijakan ini seluruh civitas academika, terutama mahasiswa, dosen, dan staf lebih aman dan sehat.

Baca Juga : Potongan Harga Rp 1 Juta, Polaris Solar Water Heater Meriahkan Promo Merdeka di Graha Bangunan Blitar

“Namun kami juga tempatkan untuk area merokok tersendiri. Untuk saat ini sedang kami sosialisasikan dan berjalan sudah dua Minggu ini,” ujar Sudi.

Tak hanya itu saja, kampus Unikama juga akan menegakkan bebas sampah plastik. Penggunaan air mineral pun tidak diperbolehkan untuk membeli dalam kemasan.

“Sehingga kami sediakan di beberapa titik air mineral, jadi nanti bawa tumbler. Ketika rapat atau berada di kampus tinggal isi ulang dengan air yang sudah disiapkan,” imbuh Sudi.

Kemudian Unikama juga akan mengurangi penggunaan kertas. Ini merupakan cara untuk memanfaatkan teknologi digital.

“Apalagi kertas dan plastik yang menjadi salah satu sumber pencemaran lingkungan atau menjadi masalah utama yang ada di Indonesia,” tegas Sudi.

Sedang, Ketua PPLP PT PGRI Malang, Agus Priyono menegaskan agar kebijakan itu ditindalnjuti. Meskipun sarana dan prasarana tengah dimaksimalkan, misalnya seperti area bebas merokok nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas ngopi.

Baca Juga : 68 Pejabat Struktural Unikama Dilantik, 30 Persen Pejabat Baru

“Kebijakan kedua nanti mulai 1 September Unikama sudah tidak diizinkan lagi menggunakan gelas plastik. Karena semakin hari sampah plastik semakin mengkhawatirkan,” ujar Agus.

Meskipun belum ada surat edaran dari Gubernur Jatim maupun Wali Kota Malang, pihaknya sudah menerapkan kebijakan tersebut. Baginya lebih cepat lebih baik demi kampus yang sehat dan menjaga lingkungan.

“Saya memang tidak mau menunggu surat edaran dari gubernur maupun wali kota, kalau kita bisa mendahului kenapa tidak,” tegas Agus.

Selain itu upaya pengurangan kertas, merupakan bentuk era digitalisasi. “Mengundang gak perlu pakai kertas lagi, undangan rapat bisa lewat komunikasi digital. Kalau ujian mahasiswa tanpa lembaran kertas,” tutup Agus.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Irsya Richa

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan

--- Iklan Sponsor ---