JATIMTIMES – Puskesmas Camplong, Kabupaten Sampang, meluncurkan Inovasi dan lomba inovasi pelayanan kesehatan, Selasa (20/8/2025). Acara ini dihadiri oleh Camat Camplong Abdul Fatah, SH, Ketua TPCB dr. Titin Hamidah, M.Kes, serta seluruh peserta lomba inovasi yang berasal dari tenaga kesehatan hingga perangkat desa.
Kepala Puskesmas Camplong, drg. Siti Huri Ain, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut. Menurutnya, lomba inovasi menjadi wadah penting dalam menggali potensi dan kreativitas seluruh elemen kesehatan.
Baca Juga : Mengadu ke DPRD Banyuwangi, Belasan Keluarga Korban KMP Tunu Pratama Jaya Tuntut Hak Santunan
“Lomba ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga momentum untuk melahirkan ide-ide segar yang bisa diterapkan di masyarakat,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Nyai Hurin Panggilan akrabnya menekankan bahwa inovasi kesehatan harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Inovasi tidak selalu sesuatu yang besar, kadang hal sederhana justru mampu memberi dampak signifikan bagi pelayanan kesehatan,” tegasnya.
Suasana acara semakin semarak karena kegiatan ini juga dikaitkan dengan peringatan HUT RI ke-80. Panitia mengingatkan bahwa semangat perjuangan para pahlawan harus diwarisi dengan karya nyata.
“Tugas kita hari ini adalah meneruskan perjuangan itu melalui karya dan pengabdian, salah satunya lewat inovasi pelayanan kesehatan,” ucap Bu Nyai Hurin.
Ketua TPCB dr. Titin Hamidah, M.Kes, menambahkan bahwa setiap peserta sudah menyiapkan ide dengan serius.
“Saya yakin gagasan yang disampaikan tidak hanya luar biasa, tapi juga bisa diaplikasikan langsung di lapangan,” ujarnya.
Baca Juga : Topeng Dongkrek dari Madiun Siap Guncang Panggung Kembul Topeng #3 di Malang
Para peserta menampilkan berbagai ide mulai dari manajemen pelayanan, teknologi kesehatan sederhana, hingga pemberdayaan masyarakat dalam menjaga pola hidup sehat. Hal ini menunjukkan bahwa inovasi tidak terbatas pada alat modern, tetapi juga bisa berupa perubahan pola pikir dan sistem pelayanan.
drg. Siti Huri Ain juga berharap, melalui ajang ini, peserta dapat saling belajar dan menginspirasi satu sama lain.
“Mari kita jadikan lomba ini sebagai ruang berbagi pengalaman. Dengan semangat kolaborasi, kita bisa memperkuat pelayanan Puskesmas yang lebih inovatif dan berkualitas,” ungkapnya.
Selain sebagai kompetisi, acara ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antar tenaga kesehatan. Para peserta terlihat antusias dan penuh semangat, menunjukkan kepedulian besar terhadap kemajuan pelayanan kesehatan. “Antusiasme ini luar biasa, membuktikan bahwa semua pihak punya komitmen bersama,” ujar salah satu panitia.
Di akhir acara, drg. Siti Huri Ain berpesan agar inovasi yang dihasilkan tidak berhenti hanya di lomba. “Harapan saya, ide-ide ini bisa segera diterapkan agar masyarakat merasakan manfaatnya secara nyata,” pungkasnya.