free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Hiburan, Seni dan Budaya

Topeng Dongkrek dari Madiun Siap Guncang Panggung Kembul Topeng #3 di Malang

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Yunan Helmy

19 - Aug - 2025, 19:48

Loading Placeholder
Budayawan asal Malang Isa Wahyudi berada di Sanggar Budaya Topeng Dongkrek Madiun.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Ada yang spesial di perayaan Kembul Topeng #3 tahun ini. Dari Caruban, Madiun, sebuah kesenian tua penuh magis dan energi, yakni Topeng Dongkrek, akan ikut meramaikan festival topeng terbesar di Malang pada 26–31 Agustus 2025 mendatang. 

Festival yang rencananya bakal digelar di Padepokan Seni Mangun Dharmo, Tumpang, ini bukan sekadar panggung seni. Mengusung tema “Dulu, Kini, Nanti”, Kembul Topeng menjadi ruang temu para pegiat topeng Nusantara sekaligis menjadi tempat tradisi lama dipertemukan dengan semangat baru.

Baca Juga : Hujan Diprediksi Guyur Jatim 3 Hari ke Depan, Meski Masih Musim Kemarau

Topeng Dongkrek sendiri lahir sejak abad ke-19, ketika Caruban dilanda pagebluk. Dengan irama kendang yang “dung” dan keprak kayu yang “krek”, pertunjukan ini dipercaya bisa mengusir roh jahat.

Dari situlah nama “dongkrek” muncul. Kini, ia bukan hanya ritual, melainkan pertunjukan penuh filosofi tentang pertarungan abadi antara kebaikan dan keburukan.

“Dongkrek bukan sekadar hiburan. Ia mengajarkan kesabaran, ketenangan, dan kerja keras,” kata Andri, pimpinan Sanggar Condro Budoyo, yang akan membawakan Dongkrek di Malang.

Pertunjukan ini semakin hidup dengan karakter topengnya. Mulai Buto si pengganggu, Putri yang terkena musibah, hingga Panji dan ksatria sebagai tokoh penyelamat. Musik pengiringnya yang menghentak membuat penampilan Dongkrek terasa sakral sekaligus dekat dengan rakyat, seringkali diselingi humor yang mengundang tawa.

Baca Juga : Wali Kota Blitar Dorong ASN Tak Berpuas Diri Usai Raih SAKIP Predikat A

Selain Dongkrek, Kembul Topeng #3 juga akan menghadirkan pameran topeng, workshop untuk generasi muda, sarasehan budaya, hingga lomba untuk anak-anak. Puluhan komunitas dan kampus seni dari berbagai daerah ikut ambil bagian, menjadikan festival ini ajang kolaborasi lintas tradisi.

“Topeng itu bukan sekadar tontonan, tapi tuntunan. Lewat Kembul Topeng, kita merayakan napas tradisi agar tetap hidup di tengah modernitas," ujar Winarto Ekram, penggagas acara.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Yunan Helmy

Hiburan, Seni dan Budaya

Artikel terkait di Hiburan, Seni dan Budaya

--- Iklan Sponsor ---