free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Hiburan, Seni dan Budaya

Dua Penyanyi Rock Indonesia Pilih Bebaskan Nyanyikan Lagu Ciptaannya

Penulis : Irsya Richa - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

16 - Aug - 2025, 15:31

Loading Placeholder
Mel Shandy saat manggung di Rest Area Karangploso, Kabupaten Malang. (Foto: Irsya Richa/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Polemik royalti musik yang membebani kafe dan restoran masih menjadi perdebatan hangat dari berbagai kalangan. Meski demikian, beberapa musisi saat ini lebih memilih memberikan izin karya mereka diputar secara gratis tanpa membayar royalti.

Seperti halnya beberapa para penyanyi rocker Indonesia mengaku membebaskan siapapun untuk menyanyikan maupun memutar lagu mereka saat ditemui di Rest Area Karangploso, Kabupaten Malang. Ya Penyanyi rocker Indonesia Heydi Ibrahim vokalis Power Slaves dan lady rocker Mel Shandy menegaskan tak perlu menghiraukan terkait royalti

Baca Juga : 5 Contoh Teks MC Malam Tirakatan 17 Agustus, Lengkap dengan Susunan Acara

“Pokoknya begini, kalau yang bawain lagu ciptaan suamiku Danny Sabian Hamda silahkan, gratis,” tegas Mel Shandy.

Mel Shandy malahan mengaku senang lagu/lagi yang nyanyikanhya ciptaan suaminya itu bisa didengar di kafe, restoran hingga di-cover. Hanya saja Mel Shandy menegaskan  bebas menyanyikan maupun memutar karya suaminya.

“Tapi kalau yang ciptaan yang bukan suami saya, maksudnya album saya, saya bingung, nggak tahu itu aturannya gimana gitu kan,” imbuh lady rocker asal Jawa Barat tersebut.

Namun jika lagu itu bukan ciptaan dari suaminya, lebih baik untuk meminta izin terlebih dahulu. “Nah kalau bisa izinnya ke pencipta lagunya gitu kan. Nah tapi kalau bawain ciptaan suami saya sendiri itu silahkan. Gak akan ada dituntut apa-apa,” terang Mel Shandy.

“Silahkan mau di cover, mau dibikin lip-sync. Silahkan aku membebaskan buat masyarakat Indonesia,” ujar Mel Shandy.

Baca Juga : Sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia: Dari Rengasdengklok hingga Dibacakannya Teks Proklamasi

Sementara itu Heydi Ibrahim vokalis Power Slaves mengaku tidak mempersalahkan terkait royalti. Bagunya senakin banyak didengar dan dinyanyikan bakal semakin terkenal.

“Saya enggak pernah mempermasalahkan royalti. Semakin banyak orang membawakan lagu-lagunya Power Slaves, ya berarti powerslap semakin terkenal, itu saja kalau saya,” terang Heydi.

Menurutnya jika aturan itu dilaksanakn perlu perlu kebijakan yang tepat dan jelas ke depannya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Irsya Richa

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Hiburan, Seni dan Budaya

Artikel terkait di Hiburan, Seni dan Budaya

--- Iklan Sponsor ---