JATIMTIMES – Jalan-jalan Sehat (JJS) yang merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT RI Ke-80 di Kecamatan Pragaan menuai sorotan publik. Pasalnya, tumpukan kupon yang dibeli peserta diperkirakan menghasilkan pendapatan hingga puluhan juta rupiah, sehingga memunculkan pertanyaan soal transparansi pengelolaannya.
Pantauan di lapangan, terlihat ketua panitia Ahmad Fikri sedang membuka gelaran sekitar pukul 07:00 WIB, tepatnya di pintu masuk Pragaan Fair 2025, Desa Pakamban Laok, Kecamatan Pragaan.
Baca Juga : UIN Malang Siapkan PBAK 2025 Berkonsep Humanis: Kenyamanan Jadi Prioritas bagi 5.362 Mahasiswa Baru
Peserta JJS membludak hingga diperkirakan sekitar 10 ribu orang. Mereka berharap mendapatkan hadiah utama, berupa seekor sapi, dua ekor kambing, satu motor listrik, dan hadiah menarik lainnya yang disediakan kepada pemenang undian.
Salah satu peserta yang enggan disebutkan namanya, pada kegiatan ini menyampaikan, harga kupon dipatok Rp 5.000 per lembar. Sehingga jika diperkirakan, panitia mengantongi pendapatan hingga Rp 50 juta.
“Bisa jadi uang yang dikumpulkan mencapai Rp 50 juta,” tuturnya melalui pesan WhatsApp, Minggu (10/8/2025).
Dia juga menceritakan bahwa biasanya satu orang tidak hanya membeli satu kupon. Bahkan, terdapat peserta yang membeli hingga Rp 500 ribu. “Iya, ini kalau diuangkan mencapai Rp 500 ribu, kak, dan satu orang yang beli,” lajutnya.
Hal tersebut menjadi atensi bagi peserta lainnya, pasalnya, setelah dikurangi biaya hadiah pendapatan panitia masih terbilang besar.
Baca Juga : Kejuaraan Sepatu Roda Tingkat Nasional, Wali Kota Malang Sambut Tamu dari Segala Penjuru Indonesia
“Ini kemana mengalirnya?” tanya peserta lainnya yang juga meminta namanya tidak disebut.
JatimTimes juga telah melakukan konfirmasi kepada Ahmad Fikri sebagai pihak yang bertanggungjawab jalannya kegiatan tersebut. Namun, hingga berita ini dilayangkan yang bersangkutan belum memberikan respon.