JATIMTIMES - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang berencana menghadirkan Kampung Pembudidaya Ikan Tawar di Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Rencananya ini dihadirkan sebagai upaya pemenuhan pangan dan meningkatkan ekonomi masyarakat.
Hal tersebut ditegaskan Kepala Dispangtan Kota Malang Slamet Husnan di Grand Mercure Malang Mirama, Rabu (6/8/2025). Slamet mengatakan pada 2025 ini melalui program Kementerian Kelautan dan Perikanan, akan dibentuk Kampung Pembudidaya Ikan Air Tawar.
Baca Juga : Warga Dikejutkan Temuan Janazah Membusuk di Rumah, Bau Menyengat Sempat Dikira Bangkai Tikus
“Rencananya kami akan mengusulkan wilayah Kelurahan Purwantoro sebagai pilot project Kampung Pembudidaya Ikan Air Tawar,” ucap Slamet.
Alasan Slamet memilik kelurahan Purwantoro karena saat ini budidaya ikan tawar nila dan lele di sana berkembang. Selain dijual, ikan tawar di sana diproduksi jadi siap konsumsi.
Total ada tiga rukun warga (RW) yang membudidayakan nila dan lele, yakni RW 5, RW 9, dan RW 16. Karena itu, Dispangtan mendorong RW lainnya untuk ikut melakukan budidaya ikan tawar.
“Ke depan kami berencana akan dikembangkan di beberapa RW selain di RW yang sudah aktif di RW 9, 5 dan 16. Sehingga akan kami coba usulkan nantinya,” imbuh Slamet.
Dengan dijadikannya Kelurahan Purwantoro sebagai Kampung Pembudidaya Ikan Air Tawar, tentunya akan dilengkapi bantuan sarana dan prasarana. Mulai dari pelatihan dan pembunaan. Kemudian kelengkapan media kolam terpal, benih ikan dan utamanya lahan. Lahan pun kini sudah disiapkan untuk budidaya ikan lele dan nila tersebut.
Baca Juga : Semangat Kemerdekaan, Freeport Indonesia Gelar Lari Warna Nusantara
“Kita dorong lagi di RW lainnya agar bisa berkembang dan meningkatkan perekonomian masyarakat di sana,” ujar Slamet.
Hadirnya kampung budi daya nila dan lele tersebut bakal memberikan banyak dampak positif, mulai dari meningkatkan perekonomian yang berimbas pada kesejahteraan masyarakat sehingga kebutuhan pangan masyarakat akan ikan terpenuhi.
“Hal ini juga akan berpengaruh terhadap upaya untuk menekan angka stunting. Sehingga harapan besar bisa terwujud Kampung Pembudidaya Ikan Tawar,” ungkap Slamet.