free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pendidikan

Dilantik Jadi Rektor, Prof Ilfi Siapkan Gebrakan Internasionalisasi UIN Maliki Malang

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Nurlayla Ratri

06 - Aug - 2025, 16:13

Loading Placeholder
Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang periode 2025-2029, Prof Dr Ilfi Nur Diana MSi (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang periode 2025-2029, Prof Dr Ilfi Nur Diana MSi, menegaskan komitmennya menjadikan UIN Malang sebagai kampus bertaraf internasional. Salah satu prioritas utama dalam masa kepemimpinannya adalah percepatan pembangunan Kampus III, termasuk pembangunan Rumah Sehat Pendidikan (RSP) untuk mendukung Fakultas Kedokteran.

Dalam keterangannya, Prof Ilfi menyebutkan harapannya agar peresmian kampus tersebut bisa dilakukan oleh Presiden RI Prabowo Subianto. 

Baca Juga : BKPSDM Siarkan Langsung Presentasi Makalah dan Wawancara Calon Sekda Kabupaten Malang

“Kalau Oktober atau November Presiden bisa hadir, kami sangat bersyukur. Tapi siapapun yang diutus Presiden juga kami terima. Karena ini bukan kampus lokal lagi, UIN Maliki adalah kampus internasional,” tegas Prof Ilfi, Rabu (6/8/2025).

Meski targetnya ambisius, Prof Ilfi menyadari bahwa proses pembangunan tidak bisa instan. Saat ini pihak kampus sedang menyusun proposal pengajuan pembangunan Kampus III ke Kementerian Agama (Kemenag). Jika proposal disetujui, proses akan dilanjutkan ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Bappenas.

“Kalau tidak disetujui karena ada prioritas daerah lain, ya kami tetap taat peraturan pemerintah. Tapi kami tidak berhenti. Kami akan mencari sumber pendanaan lain, termasuk kerja sama dengan swasta,” jelasnya.

Pembangunan Rumah Sehat Pendidikan (RSP) juga menjadi perhatian serius. Prof Ilfi menyebut bahwa Fakultas Kedokteran UIN Maliki Malang telah meraih akreditasi unggul meski belum genap 10 tahun berdiri, dan disebut sebuah capaian luar biasa.

“Ini PR besar. Dana RSP sangat besar. Kalau hanya mengandalkan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak), tentu tidak akan cukup. Kalau operasional kita tersedot, kampus bisa lumpuh,” ungkap Prof Ilfi.

Alternatif pendanaan lain yang sedang dijajaki adalah melalui Pinjaman Hibah Luar Negeri (PHLN). Namun Prof Ilfi menegaskan bahwa skema ini tetap harus dikaji matang karena merupakan bentuk utang luar negeri.

Baca Juga : Sertijab Rektor UIN Maliki Malang: Prof Ilfi Siap Kawal Smart Campus dan Akreditasi Global

“Kalau tidak memungkinkan, kami terbuka menggandeng pihak ketiga. Bisa dari BUMN, bisa juga dari swasta,” tambahnya.

Dalam masa kepemimpinannya, Prof Ilfi menargetkan 80 persen program studi di UIN Malang dapat terakreditasi internasional hingga 2029. Langkah awal yang sudah disiapkan adalah rebranding website kampus serta penerapan Single Sign-On (SSO) sebagai sistem manajemen digital terintegrasi.

Rektor perempuan pertama di UIN Malang ini juga menekankan bahwa soliditas tim, loyalitas, dan kebersamaan. Karena hal itu merupakan kunci dalam mengakselerasi transformasi UIN menuju kampus kelas dunia.

“Saya bukan yang terbaik, tapi saya ingin menjadikan UIN Maliki sebagai yang terhebat. Kami tidak bisa capai cita-cita besar kalau tidak bergandengan tangan,” tandasnya. 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Nurlayla Ratri

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan

--- Iklan Sponsor ---