JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Malang, khususnya yang beragama Islam untuk dapat memperbaiki hubungan dengan Allah Subhanahuwata'ala serta hubungan dengan sesama manusia.
Hal itu disampaikan Sanusi saat memimpin kegiatan Salah Subuh berjamaah secara keliling di Masjid Jami' Ibrohim, Desa Randugading, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang.
Baca Juga : Ada 5 Perangkat Daerah yang Dijabat Plt, Pemkab Malang Segera Open Bidding: Selter Sekda Kita Tuntaskan Dulu
Pernyataan itu juga didengar oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang Anis Zaidah Sanusi dan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Nurcahyo beserta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.
Sanusi menyampaikan, bahwa kegiatan Salat Subuh berjamaah secara keliling yang telah menjadi program kerja Pemkab Malang dan sudah berjalan selama kurang lebih empat tahun ini merupakan salah satu cara bagaimana seluruh masyarakat maupun para pejabat di lingkungan Pemkab Malang dapat memperbaiki hubungan dengan Allah Subhanahuwata'ala dan sesama manusia.
"Mari kita jalin hubungan yang baik dengan Allah atau hablumminallah dan mari kita jalin hubungan yang baik juga dengan sesama manusia atau hablumminannas demi terwujudnya Kabupaten Malang yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur," ungkap Sanusi.
Terlebih lagi, dalam setiap kegiatan Salat Subuh berjamaah secara keliling di desa-desa yang ada di Kabupaten Malang Sanusi selalu melibatkan para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Malang.
"Kegiatan Salat Subuh keliling sudah terbukti memiliki manfaat bagi yang melaksanakannya, baik dari sisi kesehatan maupun dari hubungan kemasyarakatan. Khususnya para kepala dinas dapat turun secara langsung melihat kondisi di desa-desa," tutur Sanusi.
Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Malang itu juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Malang untuk bersama-sama memperkuat iman kepada Allah Subhanahuwata'ala dengan melaksanakan salat lima waktu, termasuk turut serta dalam kegiatan salat subuh berjamaah secara keliling dengan rasa ikhlas kepada Allah Subhanahuwata'ala.
"Karena siapa yang menegakkan salat dialah yang telah menegakkan agama Allah Subhanahuwata'ala," kata Sanusi yang dulunya pernah menjadi guru di era 1980-an.
Baca Juga : Krisis BBM di Jember Berakhir, Pertamina: Campur Tangan Bupati Mempercepat Normalisasi
Lebih lanjut, Sanusi juga mengajak seluruh masyarakat dan para pejabat di lingkungan Pemkab Malang beserta jajarannya untuk dapat mengamalkan selawat dengan istiqamah, sehingga menjadi lebih berkah, rezeki diluaskan, segala urusan akan dipermudah serta dapat mengubah kehidupan menjadi ke arah yang lebih baik.
"Dengan membaca selawat memiliki manfaat yang luar biasa diantaranya rezeki tak pernah putus selalu mengalir, Insya allah kalau kalau istiqamah tidak akan kekurangan apa-apa, dosanya juga diangkat oleh Allah Subhanahuwata'ala," ungkap Sanusi.
Menurut Sanusi, berselawat kepada Nabi Muhammad SAW memiliki banyak sekali khasiat yang tidak terhitung oleh akal manusia dan salah satu nikmat serta ganjaran terbesar selawat adalah Allah Subhanahuwata'ala membalasnya dengan 10 kali selawat yang berupa rahmat dan langsung mendatangi setiap umat yang mengamalkannya.
"Insya allah ulama dan umara jika bisa berjalan beriringan serta kompak dalam proses pembangunan maka Kabupaten Malang akan semakin makmur dan barokah sesuai dengan hadis Rasulullah SAW," pungkas Sanusi.