free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pemerintahan

Skytrain Hubungkan Tiga Daerah Malang Raya Butuh Rp 13 Triliun 

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Yunan Helmy

01 - Aug - 2025, 12:06

Loading Placeholder
Ilustrasi skytrain yang rencananya akan dibangun untuk menghubungkan aktivitas di tiga daerah di Malang Raya. (Foto: Dok. Istimewa)

JATIMTIMES - Pemerintah daerah dari tiga wilayah di Malang Raya (Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dan Pemkot Batu) sedang mematangkan rencana pembangunan skytrain. Moda transportasi itu sebagai infrastruktur yang akan menghubungkan Malang Raya. 

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang Tomie Herawanto menyampaikan, rencana pembangunan skytrain yang menghubungkan tiga daerah di Malang Raya diperkirakan l membutuhkan anggaran  Rp 13 triliun. 

Baca Juga : Pemkot Batu Optimalkan Investasi Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Lahan

"Kebutuhan anggaran untuk skytrain  estimasinya Rp 13 triliun. Itu keseluruhan melintasi di tiga daerah," ungkap Tomie.

Menurut Tomie, sebenarnya rencana pembangunan skytrain  sudah dibahas bersama Luhut Binsar Panjaitan saat masih menjabat sebagai menteri koordinator bidanh kemaritiman dan investasi RI. Namun rencana dan pembahasan itu sempat terhenti dikarenakan adanya pandemi covid-19.

 Setelah empat tahun pandemi covid-19 berlangsung dan telah dinyatakan sebagai endemi, rencana pembangunan skytrain kembali dimatangkan. Pada tahun 2025 ini, moda transportasi itu mulai diseriusi untuk direalisasikan agar dapat memberikan kemudahan fasilitas bagi masyarakat, utamanya yang berada di tiga daerah  Malang Raya. "Terkait konektivitas tiga wilayah, sudah kami desain dari awal dan mudah-mudahan bisa terwujud,," ujar Tomie. 

Tomie membeberkan, nantinya  rute skytrain akan dimulai dari Kabupaten Malang menuju Kota Malang dan Kota Batu. Masing-masing wilayah nantinya memiliki panjang jalur skytrain berbeda-beda. Nantinya Kabupaten Malang akan menjadi daerah yang paling banyak dilintasi skytrain. 

"Perkiraan panjang untuk (jalur) skytrain lintas daerah Kabupaten Malang 10 kilometer, Kota Malang 6 kilometer dan Kota Batu 8 kilometer," kata Tomie. 

Dalam pembahasan pematangan rencana pembangunan skytrain, nantinya rute skytrain akan mendekati  Bandara Lanud Abdulrachman Saleh. "Titiknya ada dari Pakis sampai menuju wilayah Kota Malang ke Kota Batu. Juga kami putar nanti dari Kota Malang sampai ke Kepanjen. Jadi, tiga daerah harus terhubung, sehingga tidak berhenti," kata Tomie. 

Baca Juga : Pencairan BSU Berakhir 31 Juli 2025? Cek Jadwal dan Cara Mencairkan Dananya

Lebih lanjut, disinggung mengenai pembiayaan pembangunan infrastruktur skytrain, Tomie mengatakan Pemkab Malang sempat mengajukan pola pembiayaan kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU). Namun kepastiannya saat ini sedang berproses. 

"Kami juga tetap mengajukan satu opsi yang lain. Makanya kami sampaikan ke pusat. Apakah nanti itu akan dihandel secara penuh oleh pusat ataupun nanti dengan pola KPBU. Itu akan jadi opsi. Yang jelas bagaimana kami di tiga daerah ini sudah sepakat dan berkomitmen sehingga ini segera bisa terwujud," jelas Tomie. 

Menurut Tomie, dengan keseriusan dan komitmen yang ditunjukkan oleh tiga kepala daerah di wilayah Malang Raya untuk membamgun infrastruktur skytrain dalam rangka mewujudkan Malang Raya sebagai wilayah megapolitan, diupayakan secepatnya proyek pembangunan infrastruktur skytrain  segera terwujud. 

"Bisa jadi dengan keseriusan tiga daerah dan komitmennya, pemerintah provinsi melihat keseriusan kami sehingga ini bisa diwujudkan secepatnya. Artinya, yang menjadi utama adalah bagaimana skytrain ini bisa menghubungkan tiga daerah di Malang Raya, sehingga betul-betul bisa terhubung," pungkas Tomie.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Yunan Helmy

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan

--- Iklan Sponsor ---