free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pemerintahan

Pemkot Batu Mulai Bahas Anggaran Tahun Depan, Jatah Belanja Daerah Susut Rp 80 Miliar

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : A Yahya

31 - Jul - 2025, 16:56

Loading Placeholder
Rapat Paripurna KUA PPAS APBD 2026 di Gedung DPRD Kota Batu, Kamis (31/7/2025).(Foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pemkot Batu mulai merumuskan anggaran tahun depan dalam Rapat Paripurna Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2026 di Gedung DPRD Kota Batu, Kamis (31/7/2024).

Dalam rancangan, proyeksi anggaran mengalami pengurangan pengeluaran dari pada tahun sebelumnya. Jika pada PAK sisa tahun 2025, ditetapkan target belanja daerah sebesar Rp 1,24 triliun, targetnya pada tahun depan diproyeksikan sebesar Rp 1,16 triliun. Atau mengalami penurunan proyeksi sebesar Rp 80 miliar. "Kami berfokus untuk meningkatkan produktivitas, iklim investasi dan tata kelola pelayanan yang prima," ungkap Wali Kota Batu Nurochman.

Baca Juga : 20 Sertifikat Tanah Diterbitkan, Aset Pemkab Magetan Bernilai Miliaran Diselamatkan

Dikatakan, penyusunan KUA PPAS mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 yang merupakan penjabaran dari RPD tahun 2023-2026. Yang selanjutnya diproyeksikan menjadi rancangan akhir Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. "Kami pastikan untuk proyeksi anggaran tahun 2026 mendatang akan mengakomodir proyek strategis daerah," ungkapnya.

Ia menekankan prioritas anggaran untuk menangani sembilan isu strategis pemerintah yang berkaitan dengan program Nawa Bhakti. Seperti optimalisasi kualitas sumber daya manusia (SDM), kesempatan kerja, inklusi sosial, transformasi digital, tata kelola transportasi, ketahanan pangan, meritokrasi dan peningkatan kapasitas fiskal daerah.

Untuk itu, dari segi belanja tahun depan, pihaknya berusaha untuk merealisasikan berbagai program yang belum terakomodir di tahun ini. Utamanya terkait keberlanjutan proyek infrastruktur yang sempat terpangkas pada tahun anggaran 2025. "Sebagai contoh proyek pedestrian Abdul Gani, Instalasi Pengolahan Limbah Tinja (IPLT) Tlekung hingga bianglala," ujarnya.

Menurutnya, beberapa proyek akan diakomodir kembali tahun depan itu juga berdasarkan rekomendasi inspektorat.

Selain itu, proyek lain yang menjadi fokus belanja daerah berupa pengentasan masalah sampah. Berdasarkan rencananya, tahun ini Pemkot Batu hanya bisa mengakomodir 20 rumah kompos. Maka, ke depannya juga akan difokuskan untuk mengakomodir keseluruhan sebanyak 60 unit. Termasuk pengaktifan Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce dan Recycle (TPS3R) yang belum optimal. 

Baca Juga : Bawa Aspirasi UMKM lewat Disertasi, Djoni Sudjatmoko Suarakan Pajak Lebih Realistis

Berbagai persoalan di pasar Induk Among Tani seperti penataan pasar hingga kebocoran juga menjadi perhatian serius untuk segera direnovasi tahun 2026 mendatang. Di sisi lain, belanja daerah juga akan mengakomodir pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan pariwisata.

"Dengan pengembangan itu, diupayakan memberikan efek domino bagi kemajuan ekonomi daerah. Termasuk dalam menciptakan lapangan kerja yang lebih luas dan menekan angka pengangguran," kata dia.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

A Yahya

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan

--- Iklan Sponsor ---