JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi terus mendorong kepada seluruh masyarakat Kabupaten Malang agar dapat memperkuat jalinan komunikasi maupun hubungan di dalam keluarga untuk tetap berjalan harmonis.
Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu mengatakan, dengan kondisi keluarga yang kuat dari segi apapun akan membantu dalam pembangunan bangsa. Pasalnya menurut Sanusi, keluarga merupakan pondasi utama dalam membangun bangsa.
Baca Juga : Visualisasikan Perjalanan Batin Manusia: Lima Seniman Muda Unjuk Karya di Galeri Raos
"Keluarga merupakan pondasi utama dalam membangun bangsa. Keluarga menjadi salah satu pondasi dalam mewujudkan visi Indonesia dalam menyongsong Indonesia Emas 2045," ujar Sanusi.
Pihaknya menyampaikan, dalam memperkuat keluarga, Pemkab Malang melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) terus memberikan sosialisasi seberapa pentingnya peran keluarga yang harmonis dalam pembangunan bangsa.
"Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana memberikan edukasi, motivasi dan penyuluhan kepada masyarakat agar program ketahanan keluarga, keluarga bahagia, keluarga sejahtera, pengendalian anak, serta pencegahan stunting ini bisa terlaksana dengan baik," jelas Sanusi.
Sanusi mengatakan, selama ini Pemkab Malang terus menjalankan berbagai program kerja untuk memperkuat kondisi keluarga dengan menggandeng berbagai stakeholder, termasuk Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang. Khususnya untuk pencegahan stunting terhadap balita serta peningkatan perekonomian keluarga melalui penguatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Selain itu, Pemkab Malang melalui DP2KB juga secara konsisten menjalankan lima program unggulan quick wins dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) atau Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI.
Di antaranya Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (Gati), Lansia Berdaya (Sidaya) dan Super Apps tentang Keluarga. Sanusi mengatakan, kelima program unggulan dari Kemendukbangga atau BKKBN RI tersebut secara bertahap berjalan dengan optimal.
Sanusi menyebutkan, untuk pelaksanaan program Genting atau Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, pihaknya telah menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Malang agar memiliki anak asuh dalam rangka pemenuhan gizi anak untuk pencegahan stunting.
"Para kepala perangkat daerah sudah saya minta agar menjadi orang tua asuh untuk memenuhi gizi anak dalam rangka mencegah terjadinya stunting," tutur Sanusi.
Lebih lanjut, dengan adanya berbagai program kerja dan kolaborasi yang terjalin antara Pemkab Malang bersama berbagai stakeholder, Sanusi berharap agar masyarakat Kabupaten Malang semakin teredukasi dan semakin paham atas pentingnya keluarga yang harmonis untuk pembangunan bangsa.
"Harapannya masyarakat semakin teredukasi dan semakin paham sehingga memberi motivasi masyarakat hidup harmonis, hidup bahagia, peduli terhadap anak-anak, bapak bisa mengantar anak sekolah, ibu bisa memberikan asupan yang seimbang untuk gizi anaknya, serta menjaga kesehatan anak. Orang tua harus mendidik anak-anaknya agar lebih baik dari sekarang," pungkas Sanusi.