free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Agama

Tasbih Fatimah: Zikir Ringan Penuh Berkah, Hadiah Cinta Rasul untuk Putrinya

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Nurlayla Ratri

26 - Jul - 2025, 08:50

Loading Placeholder
Ilustrasi tasbih Fatimah (pixabay)

JATIMTIMES - Di tengah zaman yang serba instan dan mengandalkan bantuan teknologi serta jasa orang lain untuk mengurus pekerjaan rumah, sebuah kisah sederhana dari masa Rasulullah kembali menyuarakan hikmah yang dalam. Kisah ini tidak hanya tentang zikir, tapi juga tentang keteladanan, cinta dalam bentuk paling sederhana, dan makna spiritual dari kerja keras yang tulus.

Dalam kitab Fadhail A'mal karya Maulana Muhammad Zakariya al-Kandhalawi, diceritakan sebuah kisah yang menyentuh hati tentang putri kesayangan Nabi Muhammad SAW, Sayyidah Fatimah az-Zahra. Kisah ini dikenal dengan sebutan "Tasbih Fatimah", sebuah ajaran zikir yang menjadi hadiah istimewa dari ayahandanya.

Baca Juga : Ramalan Zodiak 26 Juli 2025: 5 Zodiak Banjir Cuan, Taurus Paling Hoki!

Sayyidina Ali bin Abi Thalib, suami Fatimah sekaligus sepupu Rasulullah, suatu ketika bertanya kepada para muridnya, “Maukah kalian saya ceritakan tentang Fatimah, putri Rasulullah yang paling beliau cintai?” Serentak para murid mengiyakan.

Ali pun mulai bertutur. Ia menggambarkan bagaimana Fatimah menjalani hidup dengan penuh kesabaran dan kerja keras. Ia menggiling gandum sendiri hingga kedua tangannya menebal dan timbul bintik-bintik hitam. Ia mengangkat air hingga meninggalkan bekas di tangan dan dadanya. Pekerjaan rumah ia lakukan sendiri, mulai dari menyapu, menyalakan api, hingga membersihkan rumah yang membuat pakaian dan tubuhnya berdebu serta berbau asap kayu bakar.

Melihat kelelahan sang istri, Ali pun menyarankan agar Fatimah menemui Rasulullah dan meminta seorang pelayan. Namun, ketika berhadapan langsung dengan ayahandanya, Fatimah merasa malu dan kembali pulang tanpa menyampaikan niatnya.

Rasulullah SAW, yang memahami gerak-gerik putrinya, datang ke rumah mereka pada keesokan harinya. Setelah memberi salam dan duduk di antara mereka, beliau bertanya, “Wahai Fatimah, apa keperluanmu kemarin kepada Muhammad?” Maka Ali pun menjelaskan keinginan Fatimah untuk mendapatkan pembantu.

Namun alih-alih memenuhi permintaan itu, Rasulullah SAW menawarkan sesuatu yang lebih bermakna: “Maukah aku ajarkan sesuatu yang lebih baik dari pembantu? Ketika kalian hendak tidur, bacalah: Subhanallah 33 kali, Alhamdulillah 33 kali
Allahu Akbar 34 kali.”

Fatimah pun menerima dengan penuh keikhlasan dan berkata tiga kali, “Aku ridha kepada Allah dan Rasul-Nya.”

Sejak saat itu, dzikir ini menjadi amalan rutin Sayyidah Fatimah, yang dikenal sebagai Tasbih Fatimah atau Tasbih Az-Zahra, zikir pengganti rasa lelah dan peneguh jiwa yang diajarkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga : Hasto Kristiyanto Divonis 3,5 Tahun dalam Kasus Suap Perkara Harun Masiku

Tasbih Fatimah bukan sekadar rangkaian kalimat pujian kepada Allah. Secara etimologis, tasbih bermakna mensucikan Allah dari segala kekurangan. Rasulullah SAW bahkan menganjurkan umat Islam untuk membaca zikir ini tidak hanya sebelum tidur, tapi juga setelah salat:
Subhanallah 33 kali, Alhamdulillah 33 kali, Allahu Akbar 33 kali.

Ditutup dengan: "Laa ilaaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai’in qadir".

Dalam banyak riwayat disebutkan, para Imam dan ulama terdahulu mengajarkan tasbih ini kepada anak-anak, sebagaimana mengajarkan salat. Dengan lafaz yang ringan namun penuh makna, tasbih ini diyakini membawa keberkahan, ketenangan jiwa, dan kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.

Di era sekarang, tak jarang pekerjaan rumah tangga dianggap sepele atau bahkan diremehkan. Banyak orang merasa perlu dibantu untuk urusan yang paling dasar, seperti menyapu atau mencuci. Namun kisah Fatimah mengajarkan bahwa kesederhanaan dan keikhlasan dalam bekerja justru menjadi jalan menuju ridha Allah.

Tasbih Fatimah adalah pesan spiritual yang menembus zaman, sebuah hadiah kasih sayang seorang ayah kepada anaknya, yang terus hidup dalam hati umat Islam hingga kini.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Nurlayla Ratri

Agama

Artikel terkait di Agama

--- Iklan Sponsor ---