free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pendidikan

Mahasiswi Humaniora UIN Maliki Malang Harumkan Nama Bangsa di Malaysia Lewat Misi Budaya Nusantara

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Dede Nana

25 - Jul - 2025, 15:40

Loading Placeholder
Endang Mutia Hilma Yeni, mahasiswi semester dua Fakultas Humaniora yang meraih prestasi membanggakan (ist)

JATIMTIMES - Ketekunan dan semangat berbagi dapat membawa siapa saja melampaui batas geografis. Hal inilah yang dibuktikan oleh Endang Mutia Hilma Yeni, mahasiswi semester dua Fakultas Humaniora Universitas  Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang

Lewat proyek budaya bertajuk "JAWARA: Jelajah Warna Nusantara", ia meraih penghargaan Favorite Delegate dalam ajang Youth Official International Volunteer yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, 13-17 Juli 2025.

Baca Juga : Kota Blitar Bersolek Sambut BEN Carnival: Rute Baru, Semangat Baru

Ajang yang diselenggarakan oleh Youth ID ini mempertemukan 40 delegasi muda dari berbagai negara, termasuk Qatar, Mesir, dan beberapa negara Timur Tengah dalam sebuah misi kolaboratif: menyebarkan semangat kerelawanan dan pertukaran pengetahuan lintas budaya. 

Dari sekian banyak peserta, Endang tampil mencolok berkat inisiatifnya memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada anak-anak diaspora di Malaysia.

Melalui proyek JAWARA, Endang mengemas materi kebudayaan dengan cara menyenangkan dan mudah dipahami. Ia mengenalkan aneka tarian tradisional, permainan daerah, serta cerita rakyat dari berbagai provinsi di Indonesia. 

Dengan metode interaktif dan visual, ia membangun keterhubungan emosional antara anak-anak diaspora dengan akar budaya leluhur mereka yang selama ini mulai tergerus arus globalisasi.

1

Tak hanya itu, Endang juga dipercaya mewakili kelompoknya dalam sesi konferensi internasional. Dengan percaya diri, ia mempresentasikan hasil kegiatan dalam bahasa Inggris yang fasih dan komunikatif. Penampilannya yang lugas, penuh semangat, dan menyentuh aspek sosial-budaya Indonesia menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta dan juri.

"Saya merasa sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari program ini. Ini bukan sekadar tentang menjadi relawan, tapi bagaimana kita bisa berbagi cerita, memberi dampak nyata, dan tumbuh bersama dalam lingkungan lintas budaya yang sangat suportif,” tutur Endang.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Youth ID yang telah membuka ruang bagi generasi muda untuk berkembang secara global. “Saya berharap semakin banyak anak muda Indonesia yang mau keluar dari zona nyaman, menggali potensi diri, dan berani bersuara di panggung dunia,” tambahnya.

Gelar Favorite Delegate bukan sekadar penghargaan simbolis. Ia mencerminkan pengakuan internasional terhadap kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan empati sosial yang ditunjukkan Endang selama kegiatan. Ini juga menjadi cerminan mutu pendidikan UIN Malang yang mendorong mahasiswanya berpikir global tanpa kehilangan identitas lokal.

Baca Juga : Kiriman Bunga Terlambat Gegara Macet Parah di Jalur Situbondo-Banyuwangi

Dalam laporan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (2024), keterlibatan mahasiswa Indonesia dalam program internasional terus meningkat, namun masih di bawah 5 persen dari total populasi mahasiswa. 

Prestasi seperti yang ditorehkan Endang menjadi penting karena memperlihatkan bahwa mahasiswa Indonesia bisa bersaing dan memberi kontribusi nyata dalam forum global, bukan sekadar menjadi peserta pasif.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa nilai-nilai kemanusiaan, kebudayaan, dan kerelawanan tetap relevan di tengah kemajuan zaman. Endang membuktikan bahwa menjadi mahasiswa bukan hanya soal indeks prestasi kumulatif (IPK), tapi juga tentang bagaimana berkontribusi nyata kepada masyarakat, bahkan lintas negara.

Apa yang diraih Endang adalah pesan kuat bagi generasi muda Indonesia: kesempatan internasional terbuka lebar bagi mereka yang punya niat belajar, berani mencoba, dan siap memperjuangkan nilai-nilai yang diyakininya. Budaya Indonesia begitu kaya dan mendalam, dan dengan pendekatan yang kreatif, kita bisa menjadikannya sebagai kekuatan diplomasi lunak (soft diplomacy) yang berdampak global.

 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Dede Nana

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan

--- Iklan Sponsor ---