free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Hukum dan Kriminalitas

Rebutan Motor Diduga Jadi Motif Suami Bunuh Istri di Lawang

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

24 - Jul - 2025, 19:46

Loading Placeholder
Tim Inafis Polres Malang saat mengamankan sejumlah barang bukti dari kasus dugaan pembunuhan seorang ibu rumah tangga oleh suaminya pada Selasa (22/7/2025). (Foto: Ashaq Lupito/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Dugaan motif kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suami yang tega membunuh istrinya di Dusun Tegalrejo, Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang mulai terkuak. Dari perkembangan penyelidikan polisi, sebelum menghabisi nyawa korban, pasangan suami istri (Pasutri) tersebut sempat rebutan sepeda motor.

"Awal mulanya, pada malamnya itu (sebelum kejadian) ada suara cekcok antara pasutri ini," ujar Kasatreskrim Polres Malang AKP Muchammad Nur.

Baca Juga : Beras Diduga Oplosan Ditemukan di Ritel Modern Kota Batu, Tim Gabungan Minta Penjualan Dihentikan

Dugaan terjadinya pertengkaran dalam rumah tangga pasutri tersebut, terkuak setelah polisi menghimpun keterangan terhadap sejumlah saksi untuk melengkapi pemeriksaan dalam proses penyelidikan. Para saksi tersebut antara lain meliputi anak dari pasutri dan orang tua si istri, hingga tetangga.

"Masih kami dalami terkait kronologis detailnya, lebih lengkapnya nanti akan kami sampaikan lebih lanjut. Saat ini masih dalam proses penyelidikan," ujar Nur.

Sebagaimana diberitakan, korban diduga pembunuhan tersebut berinisial IA (39). Sedangkan suaminya yang diduga sebagai pelaku pembunuh tersebut berinisial AW (41). Usai diduga membunuh istrinya, pelaku ditemukan tewas gantung diri di salah satu kamar rumahnya.

Pasutri tersebut ditemukan pertama kali dalam kondisi mengenaskan oleh ayah korban. Yakni berinisial KS (77) yang tinggal satu rumah bersama pasutri tersebut.

Semasa hidupnya, suami yang diduga tega membunuh istrinya tersebut diketahui bekerja sebagai pekerja proyek. Sehingga jarang di rumah dan dikenal tertutup serta jarang bersosialisasi dengan para tetangga.

Sementara istrinya, kesehariannya bekerja berjualan jajanan ke sekolah-sekolah sembari menjadi ibu rumah tangga. Pasutri tersebut memiliki dua orang anak. Sebelum ditemukan dalam kondisi kritis yang kemudian tewas, sang istri sempat mengantarkan kedua anaknya untuk pergi ke sekolah.

Hasil penyelidikan awal menyebutkan, sang istri diduga tewas dibunuh suaminya dengan kondisi mengalami lima luka tusuk. Luka tusukan tersebut ditemukan di bagian tubuh dan kaki korban yang membuat nyawanya tak tertolong meski sempat dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga : Mengapa Flatshoes Yongki Komaladi Jadi Andalan Wanita Indonesia

Sementara itu, disampaikan Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar, dugaan sementara peristiwa tragis yang dialami IA tersebut dipicu oleh pertengkaran dalam rumah tangga. "Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pertengkaran terjadi sejak malam sebelum kejadian," ujar Bambang.

Sebelum terlibat pertengkaran pada Senin (21/7/2025), AW disebut sempat meminta izin untuk meminjam sepeda motor kepada istrinya. Namun tidak diberikan oleh sang istri.

"Keesokan harinya, korban sempat berpamitan hendak berjualan di sekolah, namun kemudian kembali masuk ke dalam rumah untuk mengambil tas. Setelahnya korban ditemukan oleh orang tuanya dalam kondisi bersimbah darah," pungkas Bambang.

Hingga Kamis (24/7/2025), peristiwa dugaan KDRT tersebut masih dalam penanganan Polsek Lawang dan Satreskrim Polres Malang. Sejumlah saksi juga turut diperiksa polisi guna mengungkap runtutan perkara di balik peristiwa seorang suami yang diduga tega membunuh istrinya kemudian gantung diri tersebut.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Hukum dan Kriminalitas

Artikel terkait di Hukum dan Kriminalitas

--- Iklan Sponsor ---