free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Heboh Beras Oplosan di Kota Malang, Satgas Pangan Rencana Perluas Razia ke Pasar dan Ritel Modern

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

24 - Jul - 2025, 19:40

Loading Placeholder
Satgas Pangan saat melakukan pengecekan terhadap beras pada sejumlah toko hingga ritel modern (foto: istimewa)

JATIMTIMES - Ancaman beras oplosan kini merambah Kota Malang. Temuan mengejutkan dari Satgas Pangan mengungkap indikasi beredarnya beras campuran di sejumlah pasar tradisional hingga toko ritel modern.

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tak tinggal diam. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, langsung gerak cepat memerintahkan tim turun ke lapangan secara masif.

Baca Juga : Atasi Kemacetan Jalur Situbondo-Banyuwangi, Bupati Ipuk Ajukan Bantuan Penambahan Kapal yang Beroperasi di Pelabuhan Ketapang

wahyu-hidayat---beras-oplosan-04.jpg

Wahyu menyebutkan, pihaknya sudah menerima laporan terkait dugaan tersebut. Bahkan, Tim Satgas Pangan yang terdiri dari Pemkot Malang, Polresta Malang Kota, Kejaksaan Negeri (Kejari), hingga Perum Bulog telah bergerak melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik.

“Laporan ke saya memang ada beberapa temuan. Tapi secara keseluruhan nanti setelah selesai ke pasar bersama Satgas Pangan termasuk Polresta, Kejaksaan, dan Bulog, kami turun lagi,” tegas Wahyu. 

Sidak awal dilakukan di beberapa pasar besar seperti Pasar Besar Malang, Pasar Mergan, dan dua toko ritel modern di wilayah Blimbing dan Lowokwaru. Hasilnya, ditemukan beberapa jenis beras tanpa label resmi dan indikasi pencampuran beras premium dan medium yang tidak sesuai standar distribusi.

Saat ini, pengawasan distribusi beras akan diperluas ke seluruh kecamatan, mencakup jalur grosir, pengecer, hingga gudang distributor. Tim Satgas juga akan mengambil sampel beras untuk dilakukan uji laboratorium secara acak.

Wali Kota Wahyu menegaskan, langkah ini diambil agar masyarakat Kota Malang tidak menjadi korban permainan curang oknum distributor atau pedagang nakal.

“Kami ingin menjamin distribusi bahan pokok berjalan sesuai ketentuan dan kualitas pangan tetap terjaga. Nanti hasil evaluasi akan kami rapatkan untuk menentukan langkah dan sanksi tegas,” pungkas Wahyu.

Baca Juga : Targetkan Jadi Lumbung Swasembada Pangan Nasional, HKTI Jatim Lantik 38 Pengurus Daerah

 

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, Slamet Husnan, menyatakan pihaknya mengimbau masyarakat untuk lebih jeli dan berhati-hati saat membeli beras. Salah satu caranya adalah memastikan beras memiliki label dan izin edar dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) atau Bulog.

“Masyarakat jangan tergiur harga murah. Cek label, warna, dan aroma beras. Jika mencurigakan, segera laporkan ke kami atau Satgas Pangan,” ujarnya.

Sebagai informasi tambahan, fenomena beras oplosan tengah menjadi perhatian nasional. Sebelumnya, Satgas Pangan Nasional telah mengungkap sejumlah kasus serupa di wilayah Jawa Tengah dan Jabodetabek. Dari sejumlah kasus tersebut, maka Pemkot Malang tak ingin kecolongan dan akan melakukan langkah yang komprehensif. 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---