free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Hukum dan Kriminalitas

Operasi Patuh Semeru Polres Malang: Terjaring ETLE, 75 Pelanggar Lalu Lintas Ditilang

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Dede Nana

24 - Jul - 2025, 17:20

Loading Placeholder
Personel Polres Malang saat melaksanakan Operasi Patuh Semeru 2025. (Foto: Humas Polres Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Satlantas Polres Malang terus menggencarkan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025. Hasilnya, sebanyak 75 pelanggar telah ditindak dengan sanksi tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) secara statis maupun melalui sistem mobile.

"Dari data yang dihimpun saat memasuki hari ke-10 pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025, Satlantas Polres Malang mencatat terdapat 15 pelanggar yang ditindak melalui tilang statis dan 60 pelanggar melalui tilang mobile," terang Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Chelvin, Kamis (24/7/2025).

Baca Juga : Perang Thailand dan Kamboja Pecah Tewaskan 9 Orang, Ini Kronologi Awal Mulanya

Dijabarkan Chelvin, jenis pelanggaran yang paling banyak ditemukan saat berlangsungnya Operasi Patuh Semeru 2025 tersebut meliputi tidak menggunakan helm, tidak membawa SIM dan STNK, menerobos traffic light, melanggar rambu, tidak memakai sabuk pengaman, hingga kendaraan dengan muatan melebihi ketentuan.

"Tidak hanya penindakan, kami juga aktif melakukan edukasi dan sosialisasi kepada pengguna jalan di titik-titik strategis. Termasuk di kawasan rawan terjadinya kecelakaan," imbuhnya.

Upaya penyampaian edukasi dan sosialisasi tersebut dilakukan guna meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas. "Operasi Patuh Semeru ini bukan semata-mata dilakukan untuk penindakan, tetapi juga sarana edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap keselamatan berlalu lintas," ujar Chelvin.

Operasi Patuh Semeru 2025 digelar serentak di seluruh wilayah Jawa Timur sejak 14 Juli hingga 27 Juli 2025. Operasi ini bertujuan menurunkan angka pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal. Selain itu juga ditujukan guna menciptakan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

Baca Juga : Polres Malang Susun Pembatasan Karnaval Sound System, Antisipasi Maraknya Sound Horeg

Chelvin memastikan, Satlantas Polres Malang akan terus melanjutkan kegiatan operasi penertiban secara intensif hingga berakhirnya Operasi Patuh Semeru 2025. Yakni dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis namun tegas terhadap pelanggaran yang berisiko tinggi.

"Kami mengajak masyarakat agar ikut berperan aktif dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan tertib. Ketaatan terhadap aturan lalu lintas adalah bentuk tanggungjawab bersama," pungkas Chelvin.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Dede Nana

Hukum dan Kriminalitas

Artikel terkait di Hukum dan Kriminalitas

--- Iklan Sponsor ---