JATIMTIMES - Persik Kediri menunjukkan keyakinan tinggi menjelang dimulainya BRI Super League Indonesia musim 2025/2026.
Klub asal Kota Kediri ini menargetkan pencapaian yang lebih baik dibanding musim sebelumnya, dengan mengandalkan kombinasi pelatih baru asal Malaysia, Ong Kim Swee, serta sejumlah rekrutan anyar.
“Target, kita mau lebih bagus dari musim lalu. Kita tidak mau muluk-muluk targetnya itu saja, dan kita bakal fokus laga per laga. Tapi saya percaya dengan kepemimpinan Coach Ong Kim Swee, tim ini bakal menjadi tim yang lebih bagus, lebih kompak, dan lebih solid untuk menghadapi BRI Super League musim 2025/2026,” ungkap Business Development Director Persik Kediri, Arthur Irawan, Senin (21/07/2025).
Persiapan squad Macan Putih terus mengalami perkembangan positif setiap pekan. Sejumlah pemain baru telah bergabung, dan hasil dari beberapa laga uji coba menunjukkan tren yang menjanjikan.
“Selama pra musim kita sudah ada beberapa uji coba dan tim kelihatannya lebih baik, sedang berproses dan setiap minggu lebih kuat, lebih fit dan juga lebih memahami cara gaya bermain Persik Kediri. Apalagi terutama untuk pemain baru, jadi saya cukup positif dengan kemajuan dan proses tim,” ujar Arthur Irawan.
Dengan waktu sekitar dua pekan tersisa sebelum kick-off liga, tim pelatih memaksimalkan latihan intensif serta agenda uji coba sebagai landasan membentuk skuad utama.
Manajemen Persik memberikan kepercayaan penuh kepada Ong Kim Swee dalam membentuk tim. Pelatih yang dikenal memiliki pendekatan taktis itu diharapkan mampu membawa Persik tampil kompetitif musim ini.
“Pastinya masih banyak PR yang kita harus perbaiki, tapi saya pribadi dan manajemen pasti sangat percaya dengan Coach Ong. Coach Ong selama ini sangat bagus untuk meracik tim dan membentuk tim untuk mengarungi kompetisi Super League musim 2025/2026,” tambah Arthur.
Selama masa pra-musim, Persik Kediri juga telah menggelar serangkaian latihan bersama dan laga uji coba dengan sejumlah klub sesama peserta Super League Indonesia, seperti PSIM dan Persebaya Surabaya.
Sementara itu, tim berjuluk Macan Putih ini resmi mendatangkan lima pemain asing dan satu pemain lokal baru demi memperkuat skuad.
Untuk di sektor gelandang, Persik mendatangkan tiga pemain yang merupakan debutan di sepak bola Indonesia: Telmo Castanheira dan Pedro Matos dari Portugal, serta Imanol Garcia dari Spanyol.
Telmo sebelumnya memperkuat Sabah FC di Liga Malaysia dan berbagai tim di Liga Portugal. Sementara Pedro Matos bermain selama empat musim terakhir bersama AD Fafe, klub asal Portugal. Adapun Imanol Garcia punya pengalaman di Liga Spanyol, termasuk pernah memperkuat Osasuna.
Untuk posisi bek, Persik kembali memboyong Lucas Gama (Lucao), pemain asal Brasil yang sudah berpengalaman di Liga Indonesia.Di sektor serang, Persik mengontrak striker asal Prancis, Sylvain Atieda. Ini adalah kali pertama pemain kelahiran 29 Februari 1996 itu berkarier di Indonesia. Sebelumnya, ia bermain untuk FC Rodange 91 di kompetisi sepak bola Luksemburg.
Baca Juga : Berlaga Malam ini, Berikut Link Nonton Indonesia U-23 Vs Malaysia U-23
Untuk pemain lokal, Macan Putih berhasil mengamankan tanda tangan gelandang muda berpengalaman, Syahrian Abimanyu.“Untuk pemain baru, di posisi apa pun, akan disesuaikan dengan kebutuhan tim,” ujar manajer tim Persik Kediri, M. Syahid Nur Ichsan, Senin (21/07/2025).
Seluruh pemain baru, termasuk nama-nama yang telah bergabung sebelumnya, diperkenalkan kepada publik dalam acara launching skuad pada Minggu (20/07/2025) di Stadion Brawijaya, Kota Kediri. Sebanyak 30 pemain, baik lama maupun baru, resmi dikenalkan kepada para suporter.
Sebelumnya, di akhir Juni, Persik juga telah mendatangkan lima pemain lokal: Gavin Kwan, Novri Setiawan, Yandi Sofyan, Irkham Mila, dan Wigi Pratama. Kemudian menyusul Yoga Adiatama serta Aulia Ramadhan Lubis.
Sebelum launching tim, Persik menjalani laga uji coba melawan Asia Warriors FC, tim yang berisi para legenda sepak bola Asia. Bermain di hadapan ribuan Persikmania yang memadati Stadion Brawijaya, tim tuan rumah menang meyakinkan 2-0.
Meski bermain dengan 10 orang sejak menit ke-40, Persik tetap tampil dominan. Pedro Matos, pemain asing anyar asal Portugal, menjadi pahlawan kemenangan lewat dua golnya pada menit ke-65 dan 76.
Manajer tim Persik Kediri, M. Syahid Nur Ichsan menyebut laga ini sebagai bagian dari proses evaluasi menjelang liga. “Kalau dibilang puas, belum puas karena masih berprogress. Ada beberapa pemain yang tidak bermain karena mencegah potensi cedera, mengingat liga akan berlangsung dua pekan lagi,” jelasnya. Coach Ong juga membagi dua komposisi tim untuk dimainkan di masing-masing babak.