free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pendidikan

Baiat Dokter Muslim ke 42, FK Unisma Masuk Jajaran 10 Besar Nasional 

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Nurlayla Ratri

19 - Jul - 2025, 17:28

Loading Placeholder
Pelaksanaan Baiat Dokter Muslim ke-42 FK Unisma, sebanyak 34 mahasiswa resmi dikukuhkan sebagai dokter baru. (Anggara Sudiongko/MalangTimes)

JATIMTIMES - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang (FK Unisma) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Pada pelaksanaan Bai'at Dokter Muslim ke-42, sebanyak 34 mahasiswa resmi dikukuhkan sebagai dokter baru setelah berhasil menuntaskan pendidikan profesi kedokteran.

FK Unisma kali ini mencatatkan tingkat kelulusan mencapai 94 persen dalam Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) periode Mei 2025. Capaian ini menempatkan FK Unisma di jajaran 10 besar nasional.

Baca Juga : Tampil Gemilang di Kapolda Cup 2025, Polwan Polresta Malang Kota Sabet Juara 2

“Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Sebanyak 34 mahasiswa telah menyelesaikan pendidikan dengan baik, dan kini bergabung sebagai bagian dari 859 dokter muslim lulusan FK UNISMA yang telah berkiprah di seluruh Indonesia,” ujar Dekan FK Unisma, dr. Rahma Triliana, M.Kes., Ph.D., dalam sambutannya di hadapan ratusan tamu undangan di Aula Gedung Bundar Unisma.

1

Prosesi baiat tahun ini menjadi momen sakral sekaligus emosional, menandai berakhirnya perjalanan panjang para mahasiswa dalam menempuh pendidikan akademik dan profesi. Salah satu yang membanggakan adalah raihan nilai tertinggi oleh Muhammad Yusuf Abdillah dengan skor 88,66, menambah daftar panjang prestasi individu dari FK Unisma.

Dalam suasana khidmat, dr. Rahma menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan pendidikan para mahasiswa, mulai dari rumah sakit pendidikan mitra, dinas kesehatan, hingga orang tua dan wali mahasiswa.

2

“Kami sadar bahwa keberhasilan ini bukan semata karena kami. Ada banyak pihak yang turut andil dalam mendidik dan membimbing anak-anak ini selama proses pendidikan. Terima kasih atas kepercayaan dan dukungannya,” ucapnya penuh haru.

Baiat kali ini juga mencatat sejarah tersendiri dengan dikukuhkannya Marifatul Asia, penerima beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, sebagai lulusan terakhir dari program beasiswa dokter daerah. Sejak 2015 hingga 2017, FK Unisma telah mendidik sembilan mahasiswa asal Kayong Utara, yang seluruhnya kini telah lulus dan kembali mengabdi di daerah asal.

3

“Saya secara resmi mengembalikan amanah ini kepada pemerintah daerah. Alhamdulillah, semuanya sudah tuntas,” kata dr. Rahma, seraya menyatakan kesiapan FK Unisma jika kembali dipercaya menerima calon-calon dokter dari daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Menutup penyampaiannya, dr. Rahma menitipkan tiga pesan sederhana namun bermakna kepada para dokter baru, yakni, menjaga nama baik dirimu dengan menjadi pribadi yang baik; jaga nama baik orang tua dengan bekerja sepenuh hati dan integritas, serta menjaga nama baik almamater, FK Unisma, di mana pun berada.

Ia juga menekankan pentingnya resiliensi dalam menghadapi dunia kerja ke depan. “Perjalanan belum selesai. Justru tantangan sejati baru akan dimulai. Tapi saya yakin, bantingan kehidupan selama kuliah telah membentuk kalian menjadi lenting yang kuat,” pesannya.

4

Rektor Unisma, Prof. Drs. Junaidi Mistar, Ph.D., dalam pidatonya menegaskan bahwa FK Unisma tidak hanya mencetak lulusan yang kompeten secara keilmuan, tetapi juga tangguh secara karakter. Setiap mahasiswa kedokteran Unisma diwajibkan mengikuti pendidikan karakter berbasis pesantren selama satu tahun di Pondok Pesantren Ar-Razi.

Baca Juga : Berniat PKL, Siswa di Tulungagung Meninggal Tersengat Listrik

“Karakter religius, profesional, dan nasionalisme menjadi tiga pilar utama kami. Kami ingin lulusan kami tak hanya pintar, tapi juga berintegritas dan cinta tanah air,” ujar Prof. Junaidi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan FK Unisma yang telah bekerja keras mengantarkan mahasiswa menyelesaikan pendidikan. “859 dokter bukan angka yang kecil. Mereka adalah bukti nyata dharma bakti Unisma untuk negeri,” katanya.

Momen Baiat Dokter Muslim ini bukan hanya penanda akhir dari masa studi, tetapi juga awal dari pengabdian sebagai tenaga kesehatan di tengah masyarakat. FK Unisma berharap, para lulusan mampu menjaga amanah profesi dan terus menjadi agen perubahan di bidang kesehatan, utamanya sebagai dokter muslim yang berakhlak dan berkontribusi nyata untuk negeri.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Nurlayla Ratri

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan

--- Iklan Sponsor ---