JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Batam terkait 3pengembangan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan serta distribusi hasil pertanian Kabupaten Malang ke Kota Batam.
Bupati Malang HM. Sanusi menyampaikan, pihaknya telah beberapa kali melakukan kunjungan kerja ke Kota Batam. Terakhir pada pertengahan Juni 2025 lalu bersama Ketua TP PKK Kabupaten Malang Anis Zaidah Sanusi beserta beberapa kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Malang.
Baca Juga : Pemkot Malang Sediakan Waktu 3 Bulan untuk Relokasi Pedagang Pasar Gadang
Sanusi mengaku, dirinya berkomitmen setiap melakukan kunjungan kerja ke luar Kabupaten Malang, harus ada manfaat yang dirasakan bagi Kabupaten Malang. Salah satunya, ketika melakukan kunjungan kerja ke Kota Batam, pihaknya akhirnya melakukan kerja sama dengan Pemerintah Kota Batam.
"Bulan depan saya akan teken MoU dengan wali kota Batam untuk menindaklanjuti hubungan kerja sama Kabupaten Malang dan Kota Batam. Kerja samanya banyak, di bidang pendidikan, diklat, sekolah vokasi dan juga kerja sama di bidang hasil pertanian," ungkap Sanusi.
Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Malang itu mengatakan, untuk kerja sama di bidang pendidikan, pihaknya akan melakukan kerja sama berkaitan dengan penempatan anak muda Kabupaten Malang untuk dapat mengikuti program sekolah vokasi yang ada di wilayah Kota Batam.
"Saya sudah dua kali mengunjungi sekolah vokasi di Batam. Muridnya 400, setara SMA. Itu walaupun anak tidak punya ijazah, asalkan punya kemampuan, bisa diterima di sekolah vokasi. Sekolahnya cuma satu tahun, kerja sama dengan Samsung dan IBM. Begitu diterima lulus (seleksi) sekolah di situ, sudah dapat gaji Rp 4,9 juta. Nanti kalau sudah lulus, akan dipekerjakan di perusahaan Samsung atau IBM di seluruh dunia. Bisa di Jakarta, Jepang, Australia. Itu sudah dikontrak gajinya Rp 15 juta," ungkap Sanusi.
Sanusi mengaku kagum dengan sekolah vokasi yang ada di Kota Batam. Pihaknya pun memiliki angan-angan agar di Kabupaten Malang juga dapat berdiri sekolah vokasi seperti di Kota Batam. Namun, hal itu masih menunggu kemampuan dari Pemkab Malang.
Untuk tahap awal dalam menggapai angan-angan itu, Sanusi menyebut Pemkab Malang akan menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Batam agar nantinya dapat memberikan kesempatan bagi anak muda dari Kabupaten Malang yang memiliki kemampuan untuk dapat mengenyam pendidikan di sekolah vokasi yang ada di Kota Batam.
"Saya sudah MoU dengan Pemerintah Kota Batam, nanti dari Malang saya bisa mengirim calon siswa sekolah vokasi yang mau ke Batam," kata Sanusi.
Baca Juga : Kemitraan Media Kini Lebih Mudah, Kominfo Sampang Hadirkan Portal Layanan Digital
Selain itu, Sanusi telah menginstruksikan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang untuk melakukan penandatanganan kerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) yang berada di kawasan industri Kota Batam. Hal itu bertujuan untuk menekan angka pengangguran dan kemiskinan yang ada di Kabupaten Malang.
"Di Batam itu ada BLK. Dinas Tenaga Kerja sudah saya suruh MoU. Nanti BLK di Batam bisa terima murid atau peserta dari Malang. Setelah lulus, bisa bekerja di Batam dengan gaji Rp 5 juta. Itu tahap pertama. Kalau sudah tahap dua, tiga dan seterusnya, bisa lebih besar lagi. Ini warga Malang bisa mengurangi angka kemiskinan dan mengurangi angka pengangguran," beber Sanusi.
Lebih lanjut, Sanusi juga telah melakukan komunikasi intensif dengan jajaran Pemerintah Kota Batam terkait kerja sama pemanfaatan hasil pertanian Kabupaten Malang untuk dibawa dan digunakan di Kota Batam.
"Pak Wali Kota Batam minta ke saya, karena di Batam kekurangan sayur-mayur, minta dikirimi dari Kabupaten Malang. Ya cabai, kacang-kacangan, sayuran, itu minta dikirim dari Kabupaten Malang. Bahkan minta dikirimi lombok (cabai) yang ada di pot. Ini manfaat silaturahmi," kata Sanusi.
Pihaknya berharap, ke depan dengan adanya jalinan kerja sama antara Pemkab Malang dengan Pemerintah Kota Batam ini dapat meningkatkan kualitas kemampuan sumber daya manusia di Kabupaten Malang melalui pengembangan di sektor pendidikan dan pelatihan, serta pemanfaatan hasil pertanian. Tujuan utamanya membentuk karakter anak muda yang bekerja keras dan dapat turut serta dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malang.