JATIMTIMES - Siapa sangka duduk terlalu lama bisa bikin kerusakan otak. Hal ini pun sudah dibuktikan dalam penelitian sebuah studi dari journal of applied physiology, yang dilakukan langsung terhadap sejumlah orang. Hal ini dibeberkan Ilmuwan muda, Felix Zuhendri Phd baru-baru ini. “Apakah ada efek negatif kalau kita itu duduk kelamaan,” ungkap Felix, Selasa (1/7/2025).
Dalam studi dari journal of applied physiology mereka membagi sekelompok orang menjadi tiga kelompok. Tiga kelompok ini diminta duduk selama 4 jam. Kelompok yang pertama dminta duduk selama empat jam. Dalam kurun waktu itu mereka tidak diperkenankan untuk melalukan sesuatu hal. “Kelompok yang kedua setiap setengah jam mereka itu disuruh jalan dua menit. Kelompol yang ketiga diminta duduk empat jam, tapi disuruh jalan selama delapan menit di jam kedua,” terang Felix.
Baca Juga : MIN 2 Kota Malang Genjot Kualitas Guru dan Targetkan Prestasi Akademik di Tahun Ajaran Baru
Dalam penelitian terhadap tiga kelompok ini mendapat hasil perbedaan yang signifikan. Mulai dari peredaran darah ke otak dari dua parameter, yakni blood flow velocity dan juga Co2 reactivity.
“Jadi apa yang mereka temuin? Sudah jelas orang-orang yang setiap 30 menit itu gerak sedikit itu peredaran darah ke otaknya jauh lebih baik dibandingkan orang-orang yang duduk selama empat jam,” tegas Felix.
Serta orang-orang yang selama empat jam hanya jalan sekali walaupun hanya delapan 8 menit. Peredaran darah ke otak ini sangat-sangat penting, karena terasosiasi dengan semua penyakit-penyakit yang menyerang otak, seperti demensia, stroke, dan semua penyakit degeneratif yang terjadi di otak.
“Jadi ini implikasinya sangat-sangat penting. Terutama bagi teman-teman yang kerja kantoran dan teman-teman yang kerja itu duduk mulu. Coba bayangin yang duduk di kantor seharian terus pulang duduk lagi nggak ada kegiatan fisik,” kata Felix.
Baca Juga : Koleksi 14 Emas, Kota Batu Naik Peringkat 7 Klasemen Porprov Jatim 2025
Karena itu Felix menyarankan agar melakukan banyak kegiatam fisik meski sudah dudik terlalu lama di kantor.