JATIMTIMES - Persiapan jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur terus dimatangkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Baik persiapan penyelenggaraan sebagai tuan rumah maupun kesiapan bagi atlet yang akan berlaga dalam ajang tersebut.
Saat ini, sejumlah atlet telah memasuki masa akhir pemusatan latihan kota (puslatkot) yang dijadwalkan berlangsung hingga akhir Mei 2025. Usai mengikuti puslatkot, rencananya para atlet dijadwalkan mengikutig character building pada awal Juni 2025.
Baca Juga : Lolos Audisi, Peserta Banyuwangi Ethno Carnival 2025 Ikuti Workshop Pemantapan Disbudpar
"Di awal Juni, untuk membentuk semangat, kami lakukan character building (pembangunan karakter) di (Yonif) 502 bagi para atlet," ujar Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Baihaqi.
Kegiatan pembangunan karakter ini akan dibagi ke dalam dua tahap. Tahap pertama pada tanggal 4 hingg 5 Juni dan tahap kedua pada tanggal 9 hingga 10 Juni. "Jadi karena daya tampung saja sehingga harus dilakukan dua tahap," imbuh Baihaqi.
Pada kegiatan tersebut, nantinya para atlet akan diberikan motivasi, nilai juang dan membangun semangat para atlet. Rencananya Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dan Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin akan turut hadir untuk memberikan arahan dan materi.
"Lalu materi teknis dari Disporapar dan KONI. Kami juga meminra kepada ketua dewan sebagai represemtasi dari masyarakat Kota Malang," ungkap Baihaqi.
Baca Juga : Webinar RKUHAP Kemenkumham, Tiga Pakar Hukum Malang: Pentingnya Keadilan
Selain itu, personel TNI dilibatkan untuk dapat turut bertindak sebagai salah satu pemateri. Harapannya, hal tersebut dapat membangun mental dan daya juang atlet untuk berlaga di Porprov IX Jawa Timur. "Sehingga harapannya ada semangat luar biasa bagi atlet," pungkas Baihaqi.
Sebagai informasi, dalam Porprov IX Jawa Timur pada Juni mendatang, Kota Malang akan mengirimkan sebanyak 1.142 atlet. Sedangkan jika ditotal dengan ofisial, jumlah kontingen yang akan diberangkatkan mewakili Kota Malang sebanyak 1.375 orang.