JATIMTIMES - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga akan melaksanakan proyek pelebaran jalan di perbatasan Malang-Batu. Proyek tersebut tepatnya menyasar ruas Jalan Batas Kota Malang – Batas Kota Batu (Link 35.019).
Proyek ini dikerjakan melalui Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Malang. Pelebaran jalan tersebut dilakukan untuk memperlancar arus lalu lintas menuju Kota Batu, khususnya dari arah Malang.
Baca Juga : Menko Zulhas Apreasiasi Terbentuknya 1.247 Koperasi Merah Putih di Jatim
“Pada akhir pekan, arus lalu lintas di ruas jalan tersebut luar biasa padat. Karena itu, kami akan memperlebar jalan eksisting disini yang hanya 8-9 meter, menjadi lebar menuju standar yaitu 11 meter,” kata Kepala UPT PJJ Malang Kukuh Widodo, Rabu (30/4/2025).
Kukuh menjelaskan, pelaksanaan pekerjaan pelebaran jalan ini akan menelan anggaran sebesar sebesar Rp 10,59 miliar. Proyek tersebut ditargetkan masa pelaksanaannya selama 210 hari, atau selesai pada bulan Oktober 2025 mendatang.
Terkait hal ini, DPU Bina Marga Jatim melalui UPT PJJ Malang juga telah melaksanakan survei lapangan dan pengukuran Ruang Milik Jalan/Daerah Milik Jalan (RMJ/Damija) pada 26 Maret 2025 lalu. Pihaknya juga telah menggelar konsultasi publik di Kantor Desa Mulyoagung, Kabupaten Malang, Selasa (29/4/2025) kemarin.
“Kami bersyukur, kegiatan sosialisasi ini berjalan lancar, dan dihadiri hampir semua undangan, baik dari Anggota DPRD Jatim, masyarakat yang terdampak, serta anggota Muspika Kabupaten Malang. Hasilnya, masyarakat bisa menerima dan siap mendukung, bahkan mengawasi pelaksanaan pekerjaan ini,” jelas Kukuh.
Dilaksanakannya pekerjaan pelebaran tersebut mendapat sambutan baik dari perangkat desa setempat, salah satunya adalah Kepala Desa Mulyoagung Suheri. Menurutnya, pelebaran jalan ini akan berdampak pada tertibnya utilitas yang berada di sepanjang ruas jalan Desa Mulyoagung, serta membantu mengurai kemacetan yang kerap terjadi saat akhir pekan.
Baca Juga : Support Pertumbuhan Industri Kreatif, 4 Hal ini Disiapkan PLN UP3 Malang
“Jadi, ruas jalan desa kami ini adalah salah satu akses menuju Kota Batu. Selama ini kami hanya kebagian macetnya saja, tapi tidak kebagian proses ekonominya," papar Suheri.
"Kami berharap, setelah jalan ini diperlebar, selain nanti lebih tertib dan arus lalu lintasnya lancar, warga kami juga kebagian perputaran ekonominya sehingga lebih sejahtera,” sambungnya.
Senada dengan Suheri, salah satu warga yang bangunannya terdampak, yakni Abdul Razaq, juga mendukung pelebaran jalan tersebut. Dirinya berharap, pelebaran ini juga memperhatikan aspirasi masyarakat.