free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Kesehatan

Kenali Penyebab Sakit Gigi Sering Kambuh saat Hamil, PAFI Berikan Solusi Pengobatan

Penulis : Publisher Jatim Times - Editor : Redaksi

16 - Apr - 2025, 10:30

Loading Placeholder
Ilustrasi. Foto oleh ronnachaipark dari Freepik

JATIMTIMES.COM - Berbicara tentang gangguan kesehatan selama masa kehamilan, salah satunya yang mungkin sering kambuh adalah sakit gigi. Sakit gigi saat hamil merupakan keluhan yang cukup umum terjadi, dan dapat disebabkan oleh beberapa faktor, terutama perubahan hormon selama kehamilan. Sakit gigi dapat mengganggu aktivitas bumil, sehingga membutuhkan pengobatan dengan segera. Prevalensi sakit gigi saat masa kehamilan mencapai 15,3%.

PAFI dengan alamat website https://pafikarokab.org adalah salah satu organisasi kesehatan terbesar di Indonesia, yang sangat peduli dengan kesehatan masyarakat. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia berupaya dalam meningkatkan profesionalisme serta etika di kalangan ahli farmasi, memastikan bahwa setiap ahli farmasi di Indonesia memiliki standar kualifikasi sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.

Baca Juga : 7 Alasan Menakjubkan Daun Seledri Ampuh Turunkan Tekanan Darah

Organisasi kesehatan PAFI aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penyebab sakit gigi sering kambuh saat hamil, serta rekomendasi obat yang bisa dikonsumsi bagi penderitanya.

Apa saja faktor penyebab terjadinya sakit gigi sering kambuh saat masa kehamilan?

Pada umumnya, sakit gigi yang sering kambuh selama masa kehamilan dapat menyebabkan karies gigi. Karies gigi adalah kondisi kerusakan bertahap pada struktur keras gigi yang disebabkan oleh aktivitas bakteri, terutama streptococcus mutans, yang menghasilkan asam dari sisa makanan seperti karbohidrat. Asam ini merusak lapisan terluar gigi (enamel), kemudian lapisan tengah (dentin), dan akhirnya dapat mencapai akar gigi jika tidak diobati. Berikut adalah beberapa faktor penyebab terjadinya sakit gigi sering kambuh selama masa kehamilan yang perlu diperhatikan meliputi:

1. Adanya perubahan pada hormon

Selama kehamilan, hormon progesteron dan estrogen meningkat signifikan, yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun sehingga ibu hamil lebih rentan terhadap infeksi bakteri penyebab penyakit gigi dan gusi. Perubahan hormon ini juga memicu peradangan gusi (gingivitis) yang menyebabkan gusi membengkak, mudah berdarah, dan menimbulkan rasa sakit. Selain itu, hormon ini dapat menyebabkan munculnya benjolan di gusi yang disebut epulis gravidarum, yang menimbulkan ketidaknyamanan.

2. Muntah-muntah atau morning sickness

Faktor selanjutnya yang menyebabkan sering kambuhnya sakit gigi adalah morning sickness. Muntah yang sering terjadi pada ibu hamil menyebabkan asam lambung mengenai gigi dan gusi, sehingga enamel gigi menjadi rusak dan meningkatkan risiko gigi berlubang serta sensitivitas gigi. Kondisi ini memperparah sakit gigi yang sudah ada atau memicu kambuhnya sakit gigi.

3. Kekurangan kalsium

Ibu hamil mungkin mengalami kekurangan kalsium. Kebutuhan kalsium meningkat selama kehamilan untuk mendukung pertumbuhan janin. Jika asupan kalsium kurang, dapat menyebabkan gangguan pada tulang dan gigi ibu, sehingga meningkatkan risiko sakit gigi kambuh. 

4. Adanya perbedaan pH air liur 

Selama masa kehamilan, terdapat perbedaan pH air liur yang signifikan. Selama kehamilan, pH air liur menjadi lebih asam, yang menciptakan lingkungan yang disukai bakteri penyebab plak dan infeksi gigi. Kondisi ini mempercepat pembentukan plak dan karang gigi yang memicu radang gusi dan sakit gigi.

Apa saja obat yang tepat untuk mengobati sakit gigi sering kambuh selama masa kehamilan?

PAFI (Persatuan Ahli Farmasi Indonesia) telah melakukan penelitian lanjut mengenai penyebab utama dari sakit gigi selama kehamilan. Berikut adalah beberapa jenis obat yang umum digunakan untuk mengurangi gejala sakit gigi sering kambuh pada bumil serta membantu mengelola kondisi tersebut meliputi:

Baca Juga : Mulai 100 Hari hingga Saat Terakhir: Tanda-Tanda Kematian Menurut Imam Al-Ghazali

1. Paracetamol

Paracetamol adalah obat pereda nyeri (analgesik) dan penurun demam (antipiretik) yang paling direkomendasikan untuk ibu hamil. Obat ini dianggap aman digunakan selama kehamilan jika dikonsumsi sesuai dosis yang dianjurkan Apoteker akan meresepkan untuk mengonsumsi paracetamol sebanyak 500-650 mg per tablet, diminum 3-4 kali sehari setelah makan.

2. Antibiotik

Sakit gigi yang disebabkan oleh infeksi bakteri, seperti abses gigi atau radang gusi berat, mungkin memerlukan pengobatan antibiotik. Namun, pemberian antibiotik harus berdasarkan resep dari apoteker. Beberapa obat golongan antibiotik seperti cefadroxil, amoksisilin dan klindamisin. 

3. Obat kumur antiseptik

Obat kumur antiseptik yang mengandung chlorhexidine atau bahan alami seperti minyak cengkeh dapat membantu mengurangi bakteri di mulut dan meredakan peradangan gusi. Untuk penggunaannya sesuai dosis dari apoteker, biasanya berkumur selama 30 detik hingga 1 menit, 1-2 kali sehari.

Selain mengonsumsi obat-obatan, beberapa cara lain untuk mengurangi sakit gigi sering kambuh selama masa kehamilan seperti lebih banyak minum air putih serta menghindari mengonsumsi makanan pedas dan asam. Penting untuk selalu berkonsultasi dengan apoteker agar mendapatkan rekomendasi obat serta dosis yang sesuai.

Dapatkan informasi kesehatan serta layanan farmasi gratis dengan mengunjungi pafikarokab.org  melalui smartphone Anda.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Publisher Jatim Times

Editor

Redaksi

Kesehatan

Artikel terkait di Kesehatan

--- Iklan Sponsor ---