JATIMTIMES - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang menggelar kegiatan goes to kelurahan untuk melakukan sosialisasi Pusat Pembelajaran Keluarga atau Puspaga.
Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Donny Sandito Widoyoko melalui Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Iik Atya menyampaikan, kegiatan sosialisasi Puspaga di masing-masing kelurahan di Kota Malang dilakukan secara bertahap hingga akhir April 2025 mendatang.
Baca Juga : Jelang Duel Lawan Indonesia U-17, Korea Utara Beri Pujian Sekaligus Warning
Iik menjelaskan, kegiatan Dinsos-P3AP2KB Goes To Kelurahan untuk melakukan sosialisasi Puspaga ini dimulai dari Kelurahan Tulusrejo dan Kelurahan Lowokwaru yang berlangsung pada Senin (14/4/2025). Kemudian, berlanjut ke Kelurahan Tasikmadu dan Kelurahan Tunggulwulung pada Selasa (15/4/2025). Selanjutnya pada Rabu (16/4/2025) Dinsos-P3AP2KB Kota Malang akan berkunjung ke Kelurahan Sumbersari dan Kelurahan Jatimulyo. Lalu pada Kamis (17/4/2025) ke Kelurahan Kasin dan Kelurahan Arjosari.
Kemudian dilanjutkan pada Senin (21/4/2025) ke Kelurahan Sukun dan Kelurahan Gadang. Dilanjutkan kunjungan ke Kelurahan Tanjungrejo dan Kelurahan Ketawanggede pada Selasa (22/4/2025). Lalu pada Rabu (23/4/2025) kunjungan ke Kelurahan Lesanpuro dan Kelurahan Arjowinangun. Selanjutnya pada Kamis (24/4/2025) kunjungan ke Kelurahan Bunulrejo dan Kelurahan Pisangcandi. Kemudian pada Jumat (25/4/2025) dilakukan kunjungan ke Kelurahan Bumiayu dan Kelurahan Buring.
Lalu di pekan terakhir bulan April 2025, Dinsos-P3AP2KB Kota Malang melakukan kunjungan ke Kelurahan Ciptomulyo dan Kelurahan Mergosono pada Senin (28/4/2025). Selanjutnya pada Selasa (29/4/2025) dilakukan kunjungan ke Kelurahan Mulyorejo dan Kelurahan Bandulan. Kemudian di titik terakhir pada Rabu (30/4/2025) dilakukan kunjungan ke Kelurahan Merjosari dan Kelurahan Samaan.
Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Iik Atya menyampaikan, bahwa kegiatan sosialisasi Puspaga ini sengaja dirinya turun langsung ke kelurahan untuk mengawal Puspaga agar berjalan optimal.
"Karena selama ini Puspaga itu sebenarnya sudah ada sejak enam atau tujuh tahun yang lalu. Tetapi selama ini Puspaga tidak berjalan optimal. Makanya saya selaku Kepala Bidang turun langsung mengawal Puspaga ini," ungkap Iik kepada JatimTIMES.com, Senin (14/4/2025).
Perempuan yang dulunya pernah menjabat sebagai Lurah Kidul Dalem ini mengaku, selama ini memang sudah ada sosialisasi Puspaga dari Dinsos-P3AP2KB Kota Malang. Namun, program Puspaga ini tidak dikawal hingga ke tingkat kelurahan.
Baca Juga : Jelang Duel Lawan Indonesia U-17, Korea Utara Beri Pujian Sekaligus Warning
"Selama ini sebelum saya di Dinsos-P3AP2KB, itu memang sudah ada kegiatan sosialisasi Puspaga. Tetapi setelah dilakukan sosialisasi tidak dikawal yang akhirnya membuat Puspaga tidak berjalan optimal. Program mana yang mau optimal tetapi tidak dikawal, kan ya nggak ada," kata Iik.
Oleh karena itu, dengan adanya kegiatan Dinsos-P3AP2KB Goes To Kelurahan yang khusus untuk melakukan sosialisasi Puspaga ini diharapkan pihak-pihak terkait di tingkat kelurahan dapat menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan permasalahan yang dialami keluarga dan anak.
"Jika membutuhkan konseling, kita juga punya konselor profesional yang dapat diterjunkan untuk membantu menyelesaikan permasalahan di tingkat kelurahan. Harapan saya masyarakat dapat bertempat tinggal dengan nyaman di kediaman dan lingkungannya," pungkas Iik. (ADV)