free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Kesehatan

Puguh Founder RSU Wajak Husada Buka Festival Ramadan ke-3: Lahirkan Generasi Cinta Islam, Tuai Apresiasi Kemenag

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Dede Nana

17 - Mar - 2025, 07:36

Loading Placeholder
Founder RSU Wajak Husada sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur H. Puguh Wiji Pamungkas saat menyampaikan sambutannya pada agenda Festival Al-Banjari dalam rangka Festival Ramadan ke-3 dan Milad RSU Wajak Husada. (Foto: RSU Wajak Husada for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Serangkaian agenda peringatan milad ke-4 Rumah Sakit Umum (RSU) Wajak Husada sukses digelar. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, peringatan milad RSU Wajak Husada turut diperingati dengan penuh semangat dan syiar Islam. Di mana, pada peringatan milad di tahun 2025 juga turut diperingati melalui Festival Al Banjari dalam rangka Festival Ramadan ke-3.

Acara yang diselenggarakan RSU Wajak Husada tersebut diikuti oleh lebih dari 250 siswa-siswi dari berbagai daerah di Jawa Timur. Di antaranya seperti Surabaya, Sidoarjo, dan Malang Raya termasuk Kecamatan Dau hingga Dampit, Kabupaten Malang.

Para peserta saat mengikuti Festival Al-Banjari dalam rangka Festival Ramadan ke-3 dan Milad RSU Wajak Husada. (Foto: RSU Wajak Husada for JatimTIMES)

"Festival Al Banjari dalam rangka Festival Ramadan ke-3 ini menjadi ajang bagi generasi muda untuk menampilkan kreativitas dalam seni hadrah dan selawat. Selain itu juga sekaligus ditujukan untuk memperkuat nilai-nilai keislaman di bulan suci Ramadan," ungkap Founder RSU Wajak Husada H. Puguh Wiji Pamungkas, saat memberikan konfirmasinya kepada JatimTIMES, Senin (17/3/2025).

Baca Juga : Korelasi Puasa dan Kesehatan, Simak Penjelasan Dokter Spesialis RSI Unisma Malang

Dalam sambutannya, Puguh yang juga sekaligus Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur ini turut menekankan akan pentingnya serangkaian acara Festival Al Banjari. Di mana, acara yang diselenggarakan dalam rangka Festival Ramadan ke-3 tersebut juga sebagai wujud syiar Islam yang berkelanjutan.

"Festival Ramadan ini merupakan bagian dari komitmen RSU Wajak Husada dalam mendukung perkembangan seni Islam di tengah masyarakat," ujarnya.

Puguh menyampaikan, Festival Ramadan yang dijadikan agenda rutin tersebut telah diinisiasi oleh RSU Wajak Husada sejak tiga tahun lalu. Hingga kini agenda keagamaan tersebut masih eksis.

"Festival Ramadan sebagai agenda tahunan yang tidak hanya menghadirkan lomba, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi anak-anak dalam melestarikan seni Islam," ujarnya.

Sekedar informasi, beberapa grup terbaik berhasil meraih juara dalam hasil perlombaan Festival Al Banjari yang diselenggarakan RSU Wajak Husada tersebut. Di antaranya MI Al Fitrah Surabaya, SD Islam Al Ghaffaar, TPQ Khoirul Muhibbin Poncokusumo, dan MI Mambaul Ulum Pakisaji.

Para juara tersebut menunjukkan performa terbaik dalam membawakan selawat dengan kekompakan dan penghayatan yang luar biasa. Meski demikian, sejumlah grup tetap dianggap sebagai pemenang meskipun belum berkesempatan meraih juara. Alhasil, seluruh peserta tetap bersemangat dalam melestarikan seni Islam.

Baca Juga : Bupati Sanusi Komitmen Dukung Kegiatan Positif di Momentum Ramadan 1446 Hijriah

Puguh menambahkan, dengan suksesnya penyelenggaraan Festival Ramadan ke-3 ini, RSU Wajak Husada berharap dapat terus mengembangkan acara tersebut di tahun-tahun mendatang. Pihaknya berharap, acara yang telah sukses diselenggarakan tersebut menjadi berkah bagi semua peserta dan menginspirasi lebih banyak generasi muda untuk terus menggaungkan nilai-nilai Islam melalui seni dan budaya.

"Selain festival, RSU Wajak Husada juga menjalankan program wakaf Al-Qur’an setiap Jumat ke berbagai masjid sebagai bagian dari upaya syiar Islam yang lebih luas," ujarnya.

Pada kesempatan terpisah, Perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Malang Syaifudin Ma'arif turut memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya Festival Al Banjari dalam rangka Festival Ramadan ke-3 tersebut. Pihaknya menegaskan, lomba Al Banjari yang diselenggarakan RSU Wajak Husada bukan hanya tentang meraih juara. Tetapi juga sebagai sarana untuk menjaga generasi muda agar tetap terhubung dengan nilai-nilai Islam.

"Anak-anak yang mengikuti festival ini tidak hanya mengasah keterampilan seni, tetapi juga memperkuat kecintaan mereka terhadap selawat dan kebersamaan," pungkasnya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Dede Nana

Kesehatan

Artikel terkait di Kesehatan

--- Iklan Sponsor ---